TELUK KUANTAN,metrosumatra.com.
– Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kuantan Singingi ke-27 Tahun dan Milad ke-1 Tahun Dubalang Batang Kuantan Singingi, Panglima Dubalang Batang Kuantan Singingi, Datuk Toni Werdiansyah, S.Si, menggelar Bakti Penanaman Pohon Kayu Jalur Kuantan Singingi Tahun 2026.
Kegiatan ini mengusung tema: “Dengan Bakti Penanaman Pohon Kayu Jalur Kita Pertahankan Tradisi dan Budaya Pacu Jalur Kuantan Singingi Abadi Sepanjang Masa” dengan motto Jaga Sungai, Jaga Hutan, Jaga Lingkungan.
Datuk Toni Werdiansyah, S.Si, mengatakan, kegiatan penghijauan ini merupakan komitmen Dubalang Batang Kuantan Singingi dalam menjaga kelestarian kayu jalur yang saat ini semakin langka.
“Kayu jalur adalah roh Pacu Jalur. Kalau hari ini kita berpacu tanpa menanam, 30 tahun lagi anak cucu kita hanya bisa melihat jalur di museum. Maka kita wajib menanam hari ini,” ujar Datuk Toni kepada Riaukarya.com, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, menjaga tradisi tidak cukup hanya dengan berpacu di Batang Kuantan, tetapi harus dimulai dari menjaga alamnya.
“Jaga sungai, jaga hutan, jaga lingkungan. Kalau itu terjaga, tradisi Pacu Jalur akan abadi sepanjang masa,” tegas Datuk Toni.
Ratusan bibit pohon kayu jalur ditanam di Hutan Kota Pulau Bungin, Koto Taluk. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kuantan Singingi, LAM Riau Kuansing, LAN, tokoh adat, camat, kepala desa, perusahaan perkebunan hingga ratusan siswa SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kuantan Singingi.
“Ini adalah bakti kita bersama untuk Kuantan Singingi. Kami mengundang semua pihak untuk terlibat,” tutupnya.(RA).
