Tanah Datar, metrosumatra.com.
Alhamdulillah, buku autobiografi karya Mustafa Akmal Dt Sidi Ali, SH, MH, berjudul “Mustafa Memoar Seorang Wartawan, PNS, Dosen, Aktivis, Pengurus LKAAM dan Advokat” telah selesai dan resmi diluncurkan.
Peluncuran perdana buku tersebut dilaksanakan di Kantor Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Tanah Datar, bertempat di Balai Adat Tantejo Gurhano, Kamis (6/8/2026). Buku ini menjadi catatan perjalanan hidup Mustafa Akmal dalam menjalani berbagai profesi dan pengabdian di tengah masyarakat.
Mustafa Akmal menyampaikan, buku yang sama juga akan diluncurkan di Surabaya pada 10-13 Agustus 2026. Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengenalan karya autobiografinya kepada masyarakat dan kalangan pembaca yang lebih luas.
“Alhamdulillah, terima kasih. Buku ini sudah selesai dan dilaunching di Kantor LKAAM Tanah Datar oleh Wakil Bupati Tanah Datar. Buku yang sama juga dilaunching di Surabaya tanggal 10-13 Agustus 2026,” sebut Mustafa Akmal kepada metrosumatra.com dalam bincang-bincangnya melalui seluler, Senin (10/8/2026).
Menurut Mustafa, autobiografi tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai dokumentasi perjalanan hidup pribadi, tetapi juga sebagai bentuk berbagi pengalaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia berharap perjalanan yang dituangkan dalam buku tersebut dapat memberikan motivasi bagi anggota LKAAM maupun masyarakat lainnya agar terus berkarya dan menuangkan pengalaman serta pemikiran dalam bentuk tulisan.
“Melalui setiap halaman, pembaca diajak menyelami pengalaman, perjuangan serta nilai-nilai kehidupan yang saya yakini. Keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja keras, kejujuran, pengabdian dan doa yang tidak pernah putus,” ungkapnya.
Dalam buku tersebut, Mustafa juga mengisahkan perjalanan panjangnya di dunia kewartawanan yang kemudian menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan kariernya.
Menurutnya, profesi sebagai wartawan telah memberikan banyak pengalaman, wawasan serta kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai kalangan. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal dalam menjalani profesi dan aktivitas lainnya.
“Melalui pers, saya memperoleh banyak kemudahan dan wawasan luas. Pengalaman inilah yang menempa saya hingga mampu berkiprah di berbagai sektor,” tambah Mustafa.
Dari dunia jurnalistik, perjalanan Mustafa kemudian berkembang hingga menjadi aparatur sipil negara (PNS), dosen, aktivis, pengurus organisasi adat, hingga menjalani profesi sebagai advokat.
Peluncuran buku di Tanah Datar tersebut juga ditandai dengan penyerahan empat eksemplar buku secara simbolis. Buku diserahkan kepada Wakil Bupati Tanah Datar, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Ketua LKAAM Tanah Datar, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kegiatan peluncuran berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan mendapat perhatian dari berbagai pihak. Kehadiran buku tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan referensi mengenai perjalanan pengabdian seorang putra daerah dalam berbagai bidang kehidupan.
Sementara itu, menjelang peluncuran di Surabaya, penulis juga memberikan penawaran khusus sepanjang Agustus 2026. Masyarakat dan para penikmat literasi dapat memperoleh buku autobiografi tersebut dengan harga diskon sebesar Rp50.000 per eksemplar.
Mustafa Akmal berharap kehadiran buku “Mustafa Memoar Seorang Wartawan, PNS, Dosen, Aktivis, Pengurus LKAAM dan Advokat” tidak berhenti sebagai catatan perjalanan pribadi, tetapi mampu memberikan manfaat dan inspirasi bagi pembacanya.
“Semoga kehadiran buku autobiografi ini menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda, para aparatur pemerintah, insan pers dan seluruh masyarakat untuk terus berkarya, menjaga integritas serta memberikan pengabdian terbaik bagi negeri,” pungkasnya.(STM).
