Indeks
Daerah  

Irwan Basyir Datuak Rajo Alam Siap Dilantik sebagai Ketua LKAAM Kota Padang Periode 2026–2031

Padang, metrosumatra.com.

– Kepengurusan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang periode 2026–2031 telah siap untuk dilantik. Pengurus yang terbentuk berasal dari berbagai unsur ninik mamak dari 11 kecamatan dan delapan Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang ada di Kota Padang.

Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari LKAAM Sumatera Barat telah selesai dan ditandatangani oleh Ketua LKAAM Sumbar, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026 di Rumah Gadang Baiturrahmah, Jalan Bay Pass, Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dan direncanakan akan dilakukan oleh Wali Kota Padang, H. Fadly Amran.

Ketua LKAAM Kota Padang terpilih, Irwan Basyir, S.H., M.M., Datuak Rajo Alam, mengatakan bahwa seluruh persiapan kepengurusan untuk masa bakti 2026–2031 telah dilakukan. Ia berharap pelantikan tersebut menjadi awal bagi pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi dan memperkuat peran LKAAM di tengah masyarakat.

“Setelah pengurus LKAAM Kota Padang dilantik, kami akan langsung bekerja sesuai program dan kegiatan yang telah dirumuskan dalam Musyawarah Daerah (Musda) beberapa minggu lalu,” ujar Datuak Irwan.

Ia menjelaskan, salah satu agenda prioritas pengurus baru adalah melakukan konsolidasi organisasi secara berjenjang, mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan dan nagari. Selain itu, pengurus juga akan memperkuat peranan ninik mamak dalam membina anak kemenakan serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.

Di samping konsolidasi organisasi dan penguatan peran ninik mamak, pengurus LKAAM Kota Padang juga merencanakan penyediaan sekretariat yang representatif. Program kemasyarakatan serta pengembangan seni dan budaya Minangkabau turut menjadi perhatian dalam upaya menjaga marwah adat dan memperkuat keberadaan LKAAM di Kota Padang.

Prosesi pelantikan tersebut direncanakan dihadiri Ketua LKAAM Sumbar, para ketua LKAAM kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, organisasi perangkat daerah (OPD), pengurus KAN, LKAAM kecamatan, serta sejumlah tokoh masyarakat. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan ninik mamak dan meningkatkan kontribusi lembaga adat dalam pembangunan serta kehidupan sosial budaya masyarakat Kota Padang.(MM).

















Exit mobile version