Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) bagi seluruh peserta didik di Kota Payakumbuh, menyusul kondisi pencemaran udara akibat kabut asap yang semakin memburuk.
Perpanjangan PJJ tersebut berlaku mulai Senin, 19 Oktober hingga Rabu, 21 Oktober 2026. Kebijakan ini diberlakukan bagi peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Pendidikan Kesetaraan se-Kota Payakumbuh.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, mengatakan perpanjangan PJJ merupakan langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap.
“Keselamatan dan kesehatan anak-anak menjadi prioritas. Melalui perpanjangan pembelajaran jarak jauh ini, kita berharap peserta didik dapat terhindar dari paparan kabut asap, sementara proses pembelajaran tetap berjalan meskipun dilaksanakan dari rumah,” ujarnya.
Nalfira menjelaskan, selama pelaksanaan PJJ, kegiatan pembelajaran tetap berlangsung sesuai dengan panduan masing-masing satuan pendidikan. Namun, guru diimbau agar memberikan materi dan tugas yang ringan serta menyesuaikannya dengan kondisi peserta didik.
Ia juga mengharapkan dukungan orang tua atau wali murid untuk mendampingi anak selama belajar dari rumah, memastikan anak tetap berada di rumah (stay at home), serta membatasi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih mengkhawatirkan.
“Kami mengimbau para orang tua untuk turut memastikan anak-anak tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Dukungan keluarga sangat penting agar kesehatan anak tetap terjaga selama masa perpanjangan PJJ,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nalfira menyampaikan bahwa pelaksanaan PJJ akan dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan perkembangan kualitas udara di Kota Payakumbuh. Penyesuaian kebijakan pembelajaran selanjutnya akan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan.
Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan mengajak seluruh satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, khususnya bagi anak-anak yang rentan terhadap gangguan kesehatan akibat pencemaran udara.
Melalui langkah tersebut, diharapkan kesehatan peserta didik tetap terlindungi dan keberlangsungan proses pendidikan dapat berjalan dengan baik hingga kondisi udara kembali membaik.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari Pemerintah Kota Payakumbuh dan Dinas Pendidikan terkait perkembangan kondisi udara serta kebijakan pembelajaran berikutnya.
Kabut Asap Memburuk, Disdik Payakumbuh Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober
