Pagaruyung, metrosumatra.com.
— Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tanah Datar menggelar kegiatan audiansi dan sosialisasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tanah Datar sebagai upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik serta menyampaikan berbagai program pemerintah daerah kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Datar, Dedi Tri Widono dan dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Mullhairi, serta sejumlah wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan media daring yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar.
Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kominfo menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang telah memenuhi undangan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di SMP Negeri 2 Batipuh Selatan.
Ia menjelaskan, jumpa pers tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Melalui kegiatan ini, informasi mengenai program, kegiatan, dan capaian masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.
Menurutnya, peran media sangat penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai program yang telah dilaksanakan pemerintah daerah perlu dipublikasikan agar masyarakat mengetahui hasil pembangunan dan manfaatnya secara langsung.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan suatu program tidak cukup hanya dengan melaksanakan kegiatan, tetapi perlu diiringi penyampaian informasi yang baik kepada publik. Karena itu, insan pers diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi secara akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, Mulkhairi.S.Pd, memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2026, termasuk kegiatan yang bersumber dari anggaran awal dan anggaran perubahan.
Dalam pemaparannya, Mullhairi menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp2,084 miliar untuk sejumlah kegiatan. Selain itu, terdapat anggaran perubahan sebesar Rp673,4 juta yang dialokasikan untuk kegiatan tertentu di lingkungan dinas tersebut.
Ia menjelaskan, secara umum pelaksanaan program dan kegiatan telah menunjukkan perkembangan yang baik. Realisasi sejumlah kegiatan dilaporkan telah mencapai lebih dari 90 persen, sementara pekerjaan fisik dan pengadaan barang pada umumnya telah diselesaikan.
Meski demikian, masih terdapat beberapa tahapan yang perlu dituntaskan, terutama berkaitan dengan administrasi dan proses pembayaran kegiatan. Adapun sejumlah kegiatan yang bersumber dari anggaran perubahan tahun 2026 masih berada dalam tahap perencanaan dan persiapan pelaksanaan.
Mullhairi juga memaparkan adanya alokasi anggaran untuk kegiatan di sejumlah satuan pendidikan, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP). Pelaksanaan kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Tanah Datar.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan sejumlah lokasi pelaksanaan kegiatan, di antaranya SMP dan SD Negeri di wilayah Tanah Datar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan fasilitas pendidikan sesuai dengan program yang telah direncanakan.
Melalui kegiatan jumpa pers ini, Dinas Kominfo dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar berharap terjalin komunikasi yang semakin baik dengan insan pers. Dengan demikian, informasi mengenai program, penggunaan anggaran, serta perkembangan pembangunan sektor pendidikan dapat diketahui masyarakat secara luas sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.(STM).
