Sawahlunto, metrosumatra.com.
— Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., memimpin apel pagi pegawai, Senin (19/10/2026). Dalam arahannya, ia menyampaikan sejumlah agenda penting, mulai dari persiapan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, partisipasi masyarakat dalam pendidikan, hingga dukungan terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Sawahlunto.
Zulkifli menyampaikan, peringatan Hari Santri Nasional 2026 akan dilaksanakan pada 22 Oktober mendatang di Lapangan Ombilin, Kota Sawahlunto. Wakil Wali Kota Sawahlunto direncanakan bertindak sebagai pembina upacara, dengan melibatkan siswa dan siswi madrasah dalam kegiatan tersebut.
Selain membahas persiapan HSN, Kakankemenag juga menyoroti pemahaman masyarakat mengenai konsep sekolah gratis. Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai pihak, termasuk orang tua, agar proses pendidikan dapat berjalan dengan baik dan berkualitas.
Ia mengingatkan bahwa Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah mengatur peran serta masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Karena itu, keterlibatan masyarakat perlu dipahami sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, Zulkifli mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kota Sawahlunto untuk mendukung pembukaan MTQ tingkat Kota Sawahlunto yang dijadwalkan pada 30 Oktober 2026. Ia berharap para pegawai dapat hadir dan ikut memeriahkan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menyaksikan perlombaan MTQ masih perlu ditingkatkan. Bahkan, dalam pelaksanaan MTQ tingkat nasional sekalipun, kehadiran penonton dari kalangan masyarakat umum dinilai belum banyak dan masih didominasi keluarga serta orang tua peserta.
“Mari kita ramaikan MTQ. Kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga bagian dari syiar Islam yang perlu kita dukung bersama,” ajaknya.
Menutup arahannya, Zulkifli mengingatkan seluruh pegawai agar senantiasa mengawali setiap aktivitas dengan niat mengharapkan rida Allah SWT. Ia berharap, melalui niat yang tulus, tanggung jawab dalam bekerja, serta dukungan bersama terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan, setiap tugas yang dilaksanakan dapat membawa keberkahan dan menjadi jalan menuju keberhasilan.(MM)
