Padang, metrosumatra.com.
— Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan senam sehat dan gotong royong bersama yang digelar jajaran ASN Kemenag Kota Padang, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Kemenag Kota Padang, Jalan Duku No. 5, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Kegiatan diikuti sejumlah pejabat struktural bersama jajaran ASN Kemenag Kota Padang dan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan senam pagi bersama.
“Pagi ini kita awali dengan senam sehat bersama. Semua ASN terlihat sangat antusias. Ini penting untuk menjaga kebugaran jasmani, sehingga pelayanan prima kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal,” ujar Dr. Yasril.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong massal membersihkan lingkungan kantor. Para ASN turun langsung melakukan berbagai kegiatan, mulai dari menyapu halaman, memotong rumput, membersihkan selokan, menata taman, membersihkan mushala hingga membersihkan saluran air yang tersumbat agar aliran air kembali lancar.
Menurut Yasril, kegiatan tersebut bukan hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter ASN yang ber-AKHLAK. “Pagi ini luar biasa. Pagi-pagi kita sehat dengan senam, kemudian lingkungan kantor menjadi bersih dengan goro. Ini cerminan ASN BerAKHLAK,” tegasnya.
Ia menyebutkan, kebersihan lingkungan hendaknya juga menjadi momentum untuk membangun kebersihan hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Ini bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan hati. Kalau lingkungan bersih, hati bersih, maka pelayanan kita kepada masyarakat juga bersih dan ikhlas. Saya bangga melihat kekompakan ASN Kemenag Kota Padang hari ini,” ungkap Yasril.
Yasril berharap kegiatan senam sehat dan gotong royong tersebut tidak hanya dilaksanakan secara insidentil, tetapi dapat menjadi kegiatan rutin di lingkungan Kemenag Kota Padang. “Kita akan jadwalkan secara rutin. Bersih-bersih harus menjadi budaya. Kebersihan dan kesehatan merupakan indikator utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman sekaligus mendukung pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.(MM).
