Indeks
Daerah  

Kemenag Kota Padang Matangkan Persiapan HAB ke-81, Farhan Furqani Ditunjuk sebagai Ketua Panitia

Padang, metrosumatra.com.

– Menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kota Padang mulai mematangkan berbagai persiapan melalui rapat koordinasi sekaligus pemilihan panitia pelaksana. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Kemenag Kota Padang, Kamis (8/10/2026), sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HAB dapat direncanakan secara terarah dan terukur.

Rapat persiapan tersebut diikuti Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., Plh. Kepala Subbagian Tata Usaha Farhan Furqani, para kepala seksi dan penyelenggara, kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se-Kota Padang, penghulu, penyuluh agama, kepala madrasah, pengawas madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas pada jabatan fungsional tertentu (JFT) dan jabatan pelaksana (JFU).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam menyukseskan peringatan HAB ke-81. Melalui rapat tersebut, seluruh unsur di lingkungan Kemenag Kota Padang diharapkan dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mempersiapkan setiap tahapan kegiatan.

Salah satu agenda utama rapat adalah pemilihan panitia pelaksana yang akan bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan. Pembentukan panitia sejak dini dinilai penting agar proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dapat berjalan secara sistematis, tertib, dan melibatkan seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Padang.

Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan budaya kerja kolaboratif dalam menyukseskan peringatan HAB. Momentum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pengabdian Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kehidupan beragama, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Persiapan HAB ke-81 juga diharapkan selaras dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, terutama dalam memperkuat kerukunan dan cinta kemanusiaan, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, serta mewujudkan birokrasi yang melayani dan berdampak. Nilai-nilai tersebut diharapkan tercermin dalam setiap kegiatan, sekaligus memperkuat integritas, profesionalitas, dan kepedulian sosial seluruh ASN Kementerian Agama.

Berdasarkan kesepakatan bersama dalam rapat tersebut, Farhan Furqani ditunjuk sebagai Ketua Panitia, Dian Khairaty sebagai Sekretaris, dan Maiyunis sebagai Bendahara. Susunan kepanitiaan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi yang efektif serta memastikan pembagian tugas berjalan secara proporsional sesuai tanggung jawab masing-masing.

Panitia yang telah terbentuk selanjutnya diharapkan menyusun program kegiatan yang kreatif, inklusif, dan sesuai dengan semangat pengabdian Kementerian Agama. Setiap bidang diharapkan bekerja secara terencana dan bertanggung jawab dengan mengedepankan prinsip gotong royong, disiplin, transparansi, serta komunikasi yang baik demi kelancaran seluruh agenda peringatan.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, Kemenag Kota Padang berharap peringatan HAB ke-81 dapat berlangsung tertib, meriah, dan memberikan kesan positif bagi seluruh keluarga besar Kementerian Agama maupun masyarakat. Keterlibatan aktif seluruh jajaran menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat semangat pengabdian.

Melalui rapat koordinasi dan pembentukan panitia ini, Kemenag Kota Padang menegaskan komitmennya untuk menyukseskan HAB ke-81 sebagai momentum memperkuat pelayanan kepada umat dan bangsa. Peringatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, melainkan juga menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan keagamaan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.(MM).

















Exit mobile version