Rambatan, metrosumatra.com.
– Pemerintah Nagari Padang Magek menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Nagari Tahun 2026 dihadiri berbagai unsur masyarakat, pemerintah kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Tanah Datar, tokoh masyarakat, lembaga nagari, serta para undangan lainnya, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Nagari (Musnag) yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Ketua panitia Musrenbang dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan diikuti sebanyak 75 peserta. Seluruh usulan yang dibahas merupakan hasil Musnag yang telah melalui proses verifikasi mulai dari tingkat jorong, nagari hingga kecamatan sebelum dibawa ke forum Musrenbang.
Wali Nagari Padang Magek, Syafril Jamal, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, pihak kecamatan, lembaga nagari, tokoh masyarakat, dan seluruh peserta yang hadir. Ia berharap pelaksanaan Musrenbang berjalan lancar serta mendapat keberkahan dari Allah SWT sehingga mampu menghasilkan program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Syafril Jamal juga menyampaikan sejumlah informasi kepada masyarakat, di antaranya mengenai perkembangan bantuan bagi kader dan guru TPA serta berbagai program sosial yang tengah diupayakan pemerintah nagari melalui koordinasi dengan instansi terkait agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Selain itu, Wali Nagari menjelaskan bahwa pemerintah nagari telah membentuk panitia pengisian Badan Permusyawaratan Nagari (BPRN) sesuai ketentuan yang berlaku. Panitia tersebut selanjutnya akan mengundang seluruh unsur lembaga nagari untuk mengirimkan perwakilan sebagai Tim 11 dalam proses pengisian keanggotaan BPRN secara transparan dan demokratis.
Syafril Jamal juga menginformasikan bahwa pawai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Nagari Padang Magek akan dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Pawai akan melibatkan peserta dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK, kelompok majelis taklim, ibu-ibu Yasinan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Nagari Padang Magek terus berupaya memperjuangkan bantuan bagi anak-anak nagari yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Usulan bantuan tersebut telah disampaikan kepada Dinas Sosial dan instansi terkait, dengan harapan dapat direalisasikan setelah seluruh tahapan administrasi dan verifikasi selesai.
Persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian utama dalam Musrenbang. Wali Nagari meminta Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pekerjaan Umum segera memperbaiki ruas jalan Pulai di dekat SMP yang kondisinya rusak dan membahayakan pengguna jalan. Selain itu, sejumlah ruas jalan kabupaten lainnya di wilayah Nagari Padang Magek juga diusulkan untuk menjadi prioritas pembangunan karena telah lama mengalami kerusakan.
Syafril Jamal menyayangkan tidak hadirnya seorang pun anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar dalam forum Musrenbang tersebut. Padahal, menurutnya, DPRD merupakan tempat masyarakat menyampaikan aspirasi pembangunan yang diharapkan dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.
Dalam forum itu juga muncul usulan pemasangan lampu lalu lintas di Simpang Empat Gobah. Menurut Wali Nagari, persimpangan tersebut sangat padat terutama pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat dan pelajar meningkat. Karena itu, keberadaan lampu lalu lintas dinilai sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan di kawasan tersebut.(STM).
