Indeks
Daerah  

Pelayuran Jalur Toduang Bakotat Dibanjiri Ribuan Warga, Plt Bupati Kuansing Turun Tangan Tutup Kekurangan Dana

PAUH ANGIT,metrosumatra.com.

— Suasana meriah dan penuh kebersamaan mewarnai acara pelayuran jalur baru Toduang Bakotat di Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (23/9/2026) malam.

Ribuan masyarakat bersama tokoh masyarakat menyambut kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi H. Muklisin yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing itu sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi Pacu Jalur di Rantau Kuantan.

H. Muklisin hadir didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kuansing Drs. Muradi, M.Si., Asisten III Drs. Azhar, MM., Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ir. Emmerson, Kepala Dinas Kesehatan Aswandi, SKM., M.Kes., Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) M. Gemuruh, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hevi Heri Antoni, S.Sos., M.Si., Kepala Bappedalitbang Hendra Roza, S.Si., Direktur RSUD dr. Benny Antoni, Sekretaris Bappedalitbang Sujarwadi, Ketua KONI Kuansing Andi Cahyadi, Plt. Kepala Dinas Sosial PMD Delis Martoni, SE., MM., Kabag Kesra Ismayudi Hendri, serta anggota DPRD Kuansing Desta Harianto, S.Sos., Ike Krisnawati dan Samsiri Indra.

Turut hadir Camat Pangean, Pangulu Mem Barompek Nagori Pangean, unsur Forkopimcam, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Pangean Aswandi, S.Pd., MM., yang diwakili Kepala Desa Pauh Angit Sustiaji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Plt. Bupati Kuansing beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing yang telah hadir sekaligus memberikan dukungan terhadap pelayuran jalur baru Toduang Bakotat.

Menurutnya, proses pembuatan jalur tersebut masih menghadapi kendala pendanaan. Hingga pelaksanaan pelayuran, masih terdapat kekurangan dana sebesar Rp62 juta untuk menuntaskan pembuatan jalur baru tersebut.

Plt Bupati Bantu Rp10 Juta Secara Pribadi

Sementara itu, Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin menegaskan bahwa pembuatan jalur baru merupakan salah satu langkah nyata untuk menjaga sekaligus melestarikan budaya Pacu Jalur secara berkesinambungan di Rantau Kuantan, khususnya di Desa Pauh Angit.

«“Dengan dibuatnya jalur baru ini, kita berharap tradisi Pacu Jalur terus lestari dan dapat diwariskan kepada generasi penerus. Ini merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujar H. Muklisin.»

Menanggapi adanya kekurangan dana dalam penyelesaian jalur Toduang Bakotat, H. Muklisin secara pribadi turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta.

Selain bantuan pribadi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga memberikan dukungan sebesar Rp25 juta.

Penggalangan dukungan dari berbagai pihak kemudian membuat total bantuan yang terkumpul mencapai Rp76,5 juta. Dana tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penyelesaian pembuatan jalur baru Toduang Bakotat.

Bukan Sekadar Jalur, Tapi Simbol Kebersamaan

H. Muklisin berharap keberadaan jalur Toduang Bakotat tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pauh Angit dan Kecamatan Pangean, tetapi juga menjadi bagian dari kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

«“Jalur Toduang Bakotat ini menjadi kebanggaan masyarakat Pangean dan Kuantan Singingi pada umumnya. Mari kita sama-sama menjaga budaya ini, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” pesannya.»

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga tradisi Pacu Jalur sebagai warisan budaya yang sarat dengan nilai sosial, persatuan, dan kebersamaan.

Acara pelayuran jalur baru Toduang Bakotat berlangsung dalam suasana meriah, penuh antusiasme dan kebersamaan. Kehadiran ribuan warga serta dukungan berbagai pihak menjadi momentum penting bagi masyarakat Pauh Angit untuk meneguhkan komitmen menjaga tradisi Pacu Jalur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.(RA).

















Exit mobile version