PADANG,metrosumatra.com.
— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat H. Mustafa, M.A., secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, yang dipusatkan di lingkungan Masjid Agung Nurul Iman Padang, Sabtu (5/9/2026).
Porsadin VII Sumbar 2026 diikuti sebanyak 333 santri dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026, dengan berbagai perlombaan yang memadukan pendidikan keagamaan, seni, dan olahraga.
Pembukaan Porsadin turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang H. Maigus Nasir, S.Pd., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., perwakilan Gubernur Sumbar, PLH FKDT Provinsi, perwakilan Kodam XX Tuanku Imam Bonjol, Ketua Panitia Porsadin VII, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sumbar H. Mustafa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan serta menyelenggarakan Porsadin VII.
Menurutnya, Porsadin merupakan muara pembinaan Diniyah Takmiliyah untuk melahirkan generasi Qurani yang cerdas, sehat, terampil, dan berakhlakul karimah.
“Jadikan kompetisi ini sebagai ladang ibadah. Tunjukkan identitas Sumbar yang religius, cerdas, dan berbudaya serta siapkan diri menjadi duta Sumbar di tingkat nasional,” pesan Mustafa kepada seluruh peserta.
Mustafa juga mengapresiasi pemilihan Masjid Agung Nurul Iman Padang sebagai lokasi pembukaan Porsadin VII. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga merupakan rumah Allah sekaligus pusat pendidikan dan pembinaan umat. Karena itu, pelaksanaan Porsadin di lingkungan masjid dinilai sangat tepat untuk menumbuhkan kecintaan para santri terhadap masjid.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang H. Maigus Nasir, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya mengajak seluruh peserta menjadikan Porsadin sebagai wadah pembinaan akhlak dan karakter. Ia juga mengingatkan para santri agar menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
“Jadikan Porsadin sebagai wadah untuk menunjukkan prestasi dan potensi generasi Qurani. Manfaatkan masjid sebagai pusat pendidikan dan peradaban serta jaga nama baik daerah masing-masing,” ujar Maigus Nasir.
Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., menjelaskan Porsadin VII mempertandingkan 13 cabang lomba, mulai dari tahfidz, tartil, cerdas cermat diniyah, pidato, kaligrafi hingga berbagai cabang olahraga. Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti kompetisi dengan penuh semangat sekaligus menjunjung nilai-nilai keagamaan.
“Kami siap menyukseskan Porsadin VII ini. Terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Padang dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan melahirkan duta-duta terbaik Sumatera Barat untuk berlaga di tingkat nasional,” kata Yasril.(MM).
