Indeks
Daerah  

Roby Wilson Apresiasi Rehabilitasi Pelabuhan Tuapejat, Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Mentawai, metrosumatra.com.

– Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pelabuhan menjadi kebutuhan strategis dalam menunjang konektivitas serta kelancaran transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (REPRO) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Roby Wilson, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Tuapejat yang didukung anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

Menurut Roby Wilson, rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tuapejat merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut bagi masyarakat Mentawai. Sebagai daerah kepulauan, keberadaan pelabuhan yang memadai sangat menentukan mobilitas masyarakat, distribusi barang, aktivitas ekonomi, hingga kelancaran transportasi antarpulau.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tuapejat. Infrastruktur pelabuhan ini memiliki peran strategis bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar, tetapi merupakan urat nadi konektivitas dan perekonomian masyarakat kepulauan,” ungkap Roby Wilson.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, atas dukungan anggaran dan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur transportasi laut di wilayah Kepulauan Mentawai.

Roby berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan peningkatan fasilitas pelabuhan di Mentawai terus berlanjut, sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan transportasi laut yang semakin baik, aman, nyaman, dan memadai.

Di samping apresiasi tersebut, Roby Wilson menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan sesuai kontrak, tepat waktu, serta mengutamakan kualitas dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Kami berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan sesuai kontrak, tepat waktu, serta mengutamakan kualitas dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi mutu dan manfaatnya bagi masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Nilai Kontrak Rp18,18 Miliar

Berdasarkan data kegiatan, pekerjaan Rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Tuapejat dilaksanakan berdasarkan Nomor Kontrak PL.107./1/1/UPP.SBN/2026 tertanggal 13 Maret 2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp18.184.174.077.

Kegiatan tersebut bersumber dari APBN PNBP Tahun Anggaran 2026 dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender.

Pekerjaan dilaksanakan oleh Hikmah Hidup Tangguh Lestari – KSO, yang beralamat di Jalan Kebun Raya II No. 06, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta.

Sementara itu, konsultan pengawas kegiatan adalah PT Priangan Raya Utama, beralamat di Jalan Randusari 6 No. 58, Antapani Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat. Adapun konsultan perencana adalah PT Delta Pratama Globalindo, beralamat di Jalan PLN Cigelereng, Cisereuh, Kota Bandung, Jawa Barat.

Lebih lanjut, Roby Wilson berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dapat menjalankan tanggung jawab masing-masing secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Harapan kami, rehabilitasi Pelabuhan Tuapejat ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat Mentawai. Kami dari DPD REPRO akan terus mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendorong agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan,” tutup Roby Wilson.

Dengan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tuapejat tersebut, masyarakat Mentawai diharapkan dapat merasakan peningkatan pelayanan transportasi laut sekaligus memperoleh dukungan infrastruktur yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sosial dan perekonomian daerah. (Fais)

















Exit mobile version