Indeks

















Daerah  

Sukses Hadirkan Sekolah Rakyat, Kini Kuansing Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi ke Pusat

TELUK KUANTAN,metrosumatra.com.

— Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat kualitas dan pemerataan akses pendidikan di daerah. Salah satunya dengan mempersiapkan usulan pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) kepada pemerintah pusat.





Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, saat menghadiri rapat pembentukan Tim Persiapan Pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi di Teluk Kuantan, Selasa (8/9/2026).

Dalam sambutannya, H. Muklisin mengatakan bahwa Pemkab Kuansing akan mengajukan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi kepada pemerintah pusat. Untuk merealisasikan program tersebut, diperlukan lahan yang cukup luas, yakni sekitar 20 hektare.

Menurutnya, saat ini Pemkab Kuansing memiliki alternatif lokasi lahan milik pemerintah yang dinilai cukup strategis dan memenuhi kebutuhan pengembangan kawasan pendidikan. Lahan tersebut berada di kawasan yang juga telah diperuntukkan bagi pembangunan Sekolah Garuda, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan Komando Distrik Militer (Kodim).

“Lahan ini sangat pas untuk menjadi kompleks pendidikan. Selain mendukung pengembangan sektor pendidikan, kawasan ini juga sangat strategis untuk pengembangan Kota Teluk Kuantan ke depan,” ujar Muklisin.

Muklisin menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait rencana pengajuan Sekolah Nasional Terintegrasi tersebut. Berdasarkan koordinasi tersebut, belum banyak daerah yang mengusulkan program serupa karena salah satu kendala utama adalah keterbatasan ketersediaan lahan.

“Belum banyak daerah yang mengusulkan karena keterbatasan lahan. Untuk itu, kita harus memanfaatkan kesempatan ini. Mumpung lahan yang dibutuhkan tersedia, Pemkab Kuansing berkomitmen untuk merebut kesempatan ini,” tegasnya.

Ia berharap pembentukan tim persiapan tersebut dapat segera menindaklanjuti seluruh persyaratan yang dibutuhkan sehingga usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dari Kabupaten Kuantan Singingi dapat disampaikan kepada pemerintah pusat secara lengkap dan terukur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi, H. Herizon, S.Pd.SD, MM, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi dalam pengajuan Sekolah Nasional Terintegrasi, salah satunya terkait ketersediaan satuan pendidikan pendukung di sekitar lokasi.

Menurutnya, salah satu persyaratan yang perlu diperhatikan adalah keberadaan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan jarak maksimal sekitar 2 kilometer dari lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi.

“Kebetulan kita memiliki SD dan SMP di Desa Jake yang lokasinya masih dapat dijangkau dari rencana lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi. Ini menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pemenuhan persyaratan,” jelas Herizon.

Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengintegrasikan jenjang pendidikan SMP dan SMA dalam satu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Program tersebut didukung sarana dan prasarana pembelajaran modern yang dirancang untuk mendorong peserta didik mengembangkan bakat dan minat secara optimal.

Melalui persiapan yang matang dan dukungan lintas perangkat daerah, Pemkab Kuansing berharap usulan pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kuantan Singingi.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten I, Asisten II dan Asisten III Setda Kuansing, Kepala Bappedalitbang, Sekretaris BPKAD, Kepala Bagian Hukum, Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuantan Singingi.(RA).

















Exit mobile version