Indeks

Pendapat Akhir Fraksi Gerindra DPRD Payakumbuh Soroti Efisiensi Anggaran dan Kinerja OPD dalam Ranperda APBD 2023

Payakumbuh – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan Pendapat Akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2023 dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Kota Payakumbuh, Jumat (17/05/2024). Pendapat tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi Gerindra, Aprizal M.

Dalam penyampaiannya, Aprizal menyatakan bahwa setelah melalui proses pembahasan di tingkat komisi dan internal Fraksi, Fraksi Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menyetujui Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023, meski dengan sejumlah catatan, saran, dan rekomendasi untuk perbaikan di masa mendatang.

Catatan Terkait Penggunaan Anggaran dan Evaluasi OPD

Aprizal menyoroti kinerja beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Payakumbuh yang memiliki serapan anggaran mendekati maksimal, sekitar 90%, dan memberikan apresiasi kepada OPD yang telah mencapai target tersebut. Namun, ia juga menekankan bahwa masih terdapat beberapa OPD dengan serapan anggaran di bawah 90%. Fraksi Gerindra meminta agar Pemerintah Kota Payakumbuh, melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), melakukan evaluasi terhadap OPD-OPD tersebut untuk memastikan anggaran dapat dialihkan ke OPD yang lebih membutuhkan.

Pentingnya Evaluasi SILVA dan Kas Mengendap

Fraksi Gerindra juga mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap OPD yang memiliki sisa lebih penggunaan anggaran (SILVA) yang besar. Aprizal menyoroti temuan di mana PAM Tirta Sago Kota Payakumbuh tercatat memiliki kas mengendap sebesar Rp42 miliar. Untuk itu, Fraksi Gerindra merekomendasikan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas lebih lanjut permasalahan ini.

Evaluasi Target Retribusi dan Pendapatan Lainnya

Fraksi Gerindra turut menyoroti masalah retribusi parkir, tempat rekreasi, olahraga, dan pendapatan lain-lain yang jauh dari target yang ditetapkan. Aprizal mengungkapkan bahwa hal ini berdampak negatif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Payakumbuh. Oleh karena itu, Fraksi Gerindra meminta agar evaluasi dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah terulangnya masalah serupa pada tahun anggaran berikutnya.

Harapan untuk Pembahasan Anggaran Tahun Depan

Aprizal menegaskan bahwa meskipun ini adalah pendapat akhir Fraksi Gerindra, masih ada beberapa hal yang harus disampaikan agar dapat menjadi pertimbangan dalam pembahasan anggaran di tahun mendatang. Fraksi Gerindra berharap agar setiap masukan dan rekomendasi yang diberikan dapat dipertimbangkan untuk perbaikan pengelolaan keuangan daerah dan pencapaian target di masa yang akan datang.

Dengan demikian, Fraksi Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menyatakan kesiapan untuk terus mendukung langkah-langkah Pemko Payakumbuh, namun tetap menekankan perlunya perbaikan yang lebih baik dalam pengelolaan anggaran daerah.