Indeks
Daerah  

180 Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang KKN di Ponorago

Ponorogo,merrosumatra.com.

Sebanyak 180 Orang Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Provinsinya Jawa Timur disebar pada 96 Puskesmas dan Rumah Sakit untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata KKN sejak 1 sampai 31 Juli 2025.di Ponorogo Jawa Timur.

 Menurut Keterangan dosen Pembimbing Jurusan Akutansi Helmy Aulia Rachman, SA.MA bahwa penempatan KKN yang dilakukan pada Instansi Pemerintah seperti Puskesmas dan Rumah Sakit itu sudah berjalan sejak 2021 lalu sampai saat ini, namun program Mahasiswa ber KKN di sejumlah Desa dan Kecamatan untuk pengabdian lapangan masih tetap berjalan.

Program mahasiswa Membangun Desa MMD tahun 2025 ini ditempatkan pada 75 Desa dalam 5 Kabupaten yakni Kabupaten Banyuwangi, ,Bojo Negoro, Ngawi , Malang Lumajang Prov.Jawa Timur itu

Adapun Kabupaten dan kota yang jadi penempatan KKN pada Instansi Pemerintah adalah Kabupaten Jom bang, Kota Madiun, Kabupaten Ponorogo dengan 2 orang setiap Puskesmas terbagi pada 96 Puskesmas serta Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan. 

Kepada para Mahasiswanya siswa yang melaksanakan proses gram KKN menurut Helmy diberikan tugas dan tanggung anggung jawab seeuai  dengan prinsip program kerjasama pihak Kampus dengan Puskesmas tersebut untuk membuat Rencana Strategis  atau Renstra Tahun anggaran  2025 sampai 2029 serta melakukan evaluasi  Badan Layanan Umum Daerah BLUD berdasarkan Kepuasan kinerja Pelayanan  dan intrumen penilaian lainya .

Sementara itu Kepala Puskesmas Sooko Kabupaten Ponorogo Ngesti Prihartini S.St. yang menerima kehadiran Mahasiswa Akutansi Universitas Brawijaya ini bersama 31 Puskesmas di Kabupaten tersebut sangat merasa terbantu dan berterimakasih kepada pihak Rektorat Universitas Brawijaya Malang yang telah menempatkan sejumlah Mahasiswanya dalam ber KKN pada Puskesmas yang di pimpinya.

Selain pada Puskesmas Ponorogo juga ditempatkan pada 34 Puskesmas di Kabupaten Jombang  dan kota Madiun pada 26 Puskesmas Prov.Jawa Timur itu. Sabtu yang lalu telah dilakukan evaluasi program sekaligus mendengarkan ekspose dari Mahasiswa atas kinerja selama ini dalam melaksanakan KKN tersebut. Dan telah kembali kekampus masing masing untuk berkuliah kembali ( MW)