Indeks
Daerah  

TSR 1 Kabupaten Tanah Datar kunjungi Masjid Jihad Kawai

Lintau,Metrosumatra.com.

– Pengurus dan jamaah Masjid Jihad Kawai, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, menyambut hangat atas kedatangan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang dipimpin langsung oleh Bupati Eka Putra, pada Kamis (26/2/2026) malam.

Kehadiran Bupati dan rombongan di sambut juga oleh Camat Lintau Buo Utara,Wali Nagari Batubulek dan perangkat,ketua BPRN/Ketua KAN beserta anggota serta Tim Safari Ramadhan Nagari.

Dalam sambutan dan arahan dari Pengurus Masjid,Syafriwal menjelaskan bahwa Masjid Jihad Kawai, yang berdiri sejak 1819, aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan. Selain sebagai tempat shalat lima waktu, masjid ini juga menjadi pusat pengajian, wirid, dan TPA bagi anak-anak di sekitar masjid.

“Masjid ini juga dipercaya masyarakat dalam pengelolaan air bersih, yang kini melayani 110 kepala keluarga. Selain itu, kami memiliki ambulans dan pandam pakuburan yang seluruhnya untuk kepentingan warga,” terang Syafriwal.

Ia menambahkan, masjid tengah menjalani renovasi keempat kalinya dengan total biaya mencapai sekitar Rp2 miliar. Dana renovasi berasal dari swadaya masyarakat lokal dan perantau, jamaah, serta hibah pemerintah. Hingga kini, pengumpulan dana masih terus berjalan untuk menyelesaikan pembangunan.

Dalam pertemuan itu, Syafriwal juga menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Bupati, termasuk perbaikan saluran irigasi, kelangkaan pupuk bersubsidi, renovasi 12 rumah adat yang tersisa, dan penanganan kasus pencurian hasil pertanian.

Bupati Eka Putra merespons berbagai keluhan dan harapan warga dengan tegas dan memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Ia mengingatkan masyarakat untuk menanam kebaikan, bukan kebencian, sebagaimana pesan beliau: “Tanamlah pohon, jangan tanam kebencian.”
Menurut Bupati, menanam pohon melambangkan kehidupan yang tumbuh perlahan, berakar kuat, dan memberi manfaat bagi banyak orang. Sebaliknya, menumbuhkan kebencian akan merusak persaudaraan dan memecah kebersamaan.

Sebagai warga Tanah Datar, kita harus menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah. Ramadhan ini menjadi momentum untuk menanam pohon sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, menumbuhkan persaudaraan, toleransi, dan menghargai perbedaan, serta mencabut akar kebencian dari hati kita,” ajaknya.

Eka Putra juga menekankan bahwa kesuburan dan keindahan Tanah Datar adalah anugerah Tuhan yang wajib dijaga bersama. Menanam pohon bukan hanya upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga pendidikan karakter, di mana kebaikan yang ditanam hari ini akan memberikan manfaat di masa depan.
Ia menambahkan, perbedaan pilihan, pandangan, maupun kepentingan pribadi tidak seharusnya memecah masyarakat. Sebaliknya, perbedaan itu harus menjadi perekat persaudaraan.

“Tanah Datar adalah rumah kita bersama. Rumah ini akan kokoh jika fondasinya persaudaraan. Mari jadikan Ramadhan ini titik awal untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wahdaniyah, dan ukhuwah insaniah demi Tanah Datar yang kuat dan sejahtera,” pungkas Bupati.

Rombongan Safari Ramadhan turut dihadiri Kepala Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Prokopim, Kabag Kesra, Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Kepala Bank Nagari Batusangkar, Kabid Trantibum, dan Direktur RSUD Prof. M. Ali Hanafiah.(Ef/STM).