Padang, Metrosumatra.com.
Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Padang, Ahmad Asdi, secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah bagi siswa kelas X dan XI, Jumat (27/2/2026). Kegiatan pembukaan digelar di Hall Umar bin Khattab madrasah tersebut.
Pembukaan dihadiri jajaran wakil kepala madrasah, di antaranya Wakil Kepala (waka) Humas yang juga Ketua Pesantren Ramadhan, Al Anshari, Waka Kesiswaan Yusmal Yani, dan Waka Akademik Yuliasman. Turut hadir Pembina OSIM Betty Revita, para wali kelas, serta panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Ahmad Asdi menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan menjadi momentum penting untuk menunjukkan identitas sebagai siswa madrasah.
“Kenapa pesantren? Di sinilah kita buktikan bahwa kita adalah siswa madrasah. Dalam kegiatan ini akan dipaparkan materi-materi keagamaan, di samping juga ada materi lainnya,” ujarnya.
Ia meminta seluruh siswa mengikuti kegiatan tersebut secara penuh dari awal hingga akhir. Menurutnya, kehadiran dan kedisiplinan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.
“Ikuti pesantren dari awal sampai akhir. Saya berharap tidak ada yang libur atau meliburkan diri. Barang siapa yang tiga kali berturut-turut tidak hadir, maka akan ada sanksinya,” tegasnya.
Ahmad Asdi juga mengingatkan siswa agar tidak menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan atau tidak mengikuti kegiatan.
“Jangan mengkambinghitamkan puasa, beralasan tidak masuk karena puasa, malas, dan lain-lain. Kita harus tetap bersemangat walaupun sedang berpuasa. Jangan memperturutkan rasa malas,” katanya.
Ia berharap Pesantren Ramadhan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan membentuk sikap disiplin serta tanggung jawab.
“Manfaatkan Pesantren Ramadhan ini untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya, sehingga kegiatan ini benar-benar memberi bekal bagi kalian, tidak hanya di bangku madrasah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Pesantren Ramadhan di MAN 2 Padang bakal berlangsung selama dua pekan, 2–13 Maret 2026. Kegiatan ini diisi dengan materi pembinaan keagamaan, penguatan karakter, hingga edukasi tertib berlalu lintas. S/M
