Indeks

Lapas Kelas IIA Bukittinggi Meningkatkan Pembinaan Warga Dengan Pendidikan Paket A,B dan C

Bukittinggi,metrosumatra.com.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Bukittinggi terus berupaya meningkatkan pembinaan terhadap warga binaan melalui program pendidikan. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melaksanakan pendidikan Paket A, Paket B, dan Paket C dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan lapas.

Itulah yang disampaikan Kepala KPLP Bukittinggi Abdul Silaban,SH yang didampingi stafnya dalam temu ramah dengan beberapa pimpinan media Online diruangannya Lapas Bukittinggi Selasa (28/04/2026).

Lanjutnya, Pelaksanaan kegiatan pendidikan tersebut tidak hanya terfokus pada ruang kelas formal, namun juga memanfaatkan sarana lain seperti mushalla lapas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi fasilitas yang ada agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik dan berkesinambungan.

Kepala KPLP Lapas Bukittinggi juga menyampaikan bahwa program pendidikan ini merupakan bagian penting dari pembinaan narapidana. Dengan adanya pendidikan kesetaraan, diharapkan warga binaan dapat memperoleh pengetahuan serta keterampilan dasar yang berguna setelah mereka kembali ke masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program ini tentu tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Baik dari internal lapas maupun instansi terkait, termasuk tenaga pengajar yang turut berperan aktif dalam memberikan pendidikan kepada warga binaan.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan, pihaknya berharap adanya peningkatan fasilitas pendidikan di dalam lapas. Hal ini bertujuan untuk menunjang proses belajar agar lebih maksimal serta memberikan kenyamanan bagi para peserta didik.

Melalui program pendidikan Paket A, B, dan C ini, diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan menjadi lebih baik. Selain itu, pendidikan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya masa depan yang lebih cerah dan produktif.

Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Bukittinggi optimistis dapat menciptakan warga binaan yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga memiliki bekal ilmu dan sikap positif saat kembali ke tengah masyarakat.(STM).