MENTAWAI,metrosumatra.com.
– Sebanyak 8 atlet surfing dari Boardriders Kepulauan Mentawai siap bertarung di ajang Mentawai Surfing Competition Bupati Cup 2026. Para atlet binaan manajer Lora Riska ini menjadikan kompetisi sebagai batu loncatan menuju kontes surfing internasional di Katiet dan Proprov Sumatera Barat Oktober mendatang.
Kompetisi yang bertajuk “Road to QS6000 Mentawai Pro 2026” itu dijadwalkan berlangsung pada 19-21 Mei 2026 di Mapaddegat, North Sipora. Ajang ini menjadi bagian dari seleksi atlet daerah untuk mewakili Mentawai di level yang lebih tinggi.
Salah satu atlet yang menjadi sorotan adalah Peipei, yang tergabung dalam tim Boardriders. Bersama 7 rekan lainnya, Peipei telah menjalani persiapan intensif di bawah arahan manajer Lora Riska.
“Semoga atlet kami bisa terpilih untuk mengikuti kontes surfing internasional di Katiet pada 9-16 Agustus mendatang. Target kami, mereka bisa membawa nama Mentawai dan lolos untuk mewakili daerah di Proprov Oktober 2026,” ujar Lora Riska saat ditemui bersama para atlet.
Bupati Cup Mentawai 2026 menjadi ajang penting bagi para peselancar muda Mentawai untuk mengukur kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding. Dukungan penuh dari Disparpora Kab. Kep. Mentawai, PSOI Pengurus Kab. Kep. Mentawai, serta para sponsor seperti Bank Nagari, Bintang, dan Wondr by BNI membuat kompetisi ini berjalan meriah.
Kompetisi ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju QS6000 Mentawai Pro 2026, event surfing kelas dunia yang akan kembali digelar di Kepulauan Mentawai.
Dengan semangat dan kerja keras, para atlet Boardriders berharap bisa mengharumkan nama Mentawai di kancah nasional maupun internasional.(Fais)
