MENTAWAI,metrosumatra.com.
–21 mai 2026 Anggota Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat (AD) terus memacu pengerjaan infrastruktur demi membuka keterisolan wilayah di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Saat ini, personel Satgas tengah memfokuskan tenaga pada tahap pembengkokan dan perakitan besi tulangan baja yang akan digunakan sebagai fondasi utama pembangunan jembatan penghubung antara Desa Bukit Pamewa menuju Desa Betumonga.
Jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi perekonomian baru yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat, mengingat jalur transportasi darat antardesa tersebut selama ini cukup sulit diakses.
Detail Proyek Karya Bakti TNI AD Mentawai: Lokasi Pengerjaan: Jalur penghubung Desa Bukit Pamewa – Desa Betumonga, Kab. Kepulauan Mentawai.
Fokus Kegiatan Saat Ini: Perakitan dan pembengkokan besi struktural untuk dasar/fondasi jembatan.
Tujuan Utama: Membuka akses transportasi, mempercepat mobilitas warga, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi di wilayah kepulauan terluar.
Sinergi dan Semangat di Lapangan
Di bawah terik cuaca khas pesisir Mentawai, para prajurit TNI AD bersama warga setempat bahu-membahu memotong dan membengkokkan besi berdiameter besar secara presisi.
Ketelitian dalam pembengkokan besi ini sangat krusial guna memastikan struktur bawah jembatan (substructure) memiliki daya dukung yang kuat dan tahan lama terhadap beban kendaraan serta gerusan air.
Komandan Satgas di lapangan menyampaikan bahwa kehadiran jembatan ini bukan sekadar membangun fisik infrastruktur, melainkan wujud nyata kehadiran dan kemanunggalan TNI di tengah-tengah kesulitan masyarakat terpencil.
Dengan terhubungnya Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga, waktu tempuh masyarakat untuk membawa hasil bumi ke pusat pasar maupun akses anak-anak menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan dipastikan akan pangkas secara signifikan. Warga kedua desa pun menyambut gembira dan aktif membantu menyuplai logistik serta tenaga demi mempercepat rampungnya jembatan harapan mereka.(Fais)
