Indeks
Budaya  

Menguatkan Iman, Menumbuhkan Harapan: Pembinaan Kerohanian Nasrani WBP Lapas Bukittinggi Berjalan Penuh Hikmat

Bukittinggi,metrosumatra.com.

Penyelenggaraan pembinaan kepribadian melalui kegiatan kerohanian terus menjadi salah satu fokus pembinaan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi. Sebagai bentuk pemenuhan hak beribadah sekaligus pembinaan mental dan spiritual, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani mengikuti kegiatan pembinaan kerohanian yang berlangsung dengan penuh khidmat di ruang ibadah Lapas Kelas IIA Bukittinggi.

Kegiatan ini diisi dengan ibadah bersama, pembacaan firman Tuhan, pujian, doa, serta penyampaian pesan-pesan rohani yang bertujuan menumbuhkan keimanan, memperkuat karakter, dan membangun semangat hidup yang lebih baik bagi seluruh WBP peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, damai, dan penuh kekeluargaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Nanang Rukmana, A.Md.IP., S.Sos., menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan keagamaan, diharapkan setiap WBP mampu melakukan introspeksi diri, memperbaiki perilaku, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Pelaksanaan pembinaan kerohanian Nasrani ini juga menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIA Bukittinggi dalam memberikan pelayanan yang adil dan tanpa diskriminasi kepada seluruh warga binaan sesuai dengan keyakinan masing-masing. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, serta tanggung jawab dapat terus tertanam dalam diri setiap WBP sebagai bekal menjalani kehidupan setelah bebas nantinya.

Melalui pembinaan spiritual yang konsisten, Lapas Kelas IIA Bukittinggi terus berkomitmen mewujudkan proses pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pembentukan pribadi yang lebih baik sesuai dengan tujuan Sistem Pemasyarakatan.(Z.Dt).