Lintau,metrosumatra.com.
Generasi Muda Nagari Batubulek Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar menjadi binaan keterampilan dibidang Fotografi dan penerapan kemapuan dasar terknologi “gadget” yang kalau dikembangkan dapat menjadikan generasi muda itu menhasilkan expos keunikan obyek wisata yang ada di Nagari.
Kegiatan yang bertujuan terbentuknya generasi muda yang memiliki keterampilan dalam memperkenalkan obyek wisata yang ada di nagari, seperti Puncak Pato, sampai kepada menentukan ciri khas keunikan obyek wisata tersebut.
Itulah kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Program Study Pendidikan Fisika FMIFA Universitas Nageri Padang Dr. Fuja Novitra.M.Pd dalam sambutannya ketika acara pembukan pelatihan Keterampilan bagi generasi muda Nagari Batubulek Sabtu (9/8) lalu di Kantor Wali Nagari Batubulek, Lintau Buo Utara.
Sebagai rangkaian program pendampingan kepada masyarakat dari Program Study Pendidikan Fisika FMIFA UNP Padang, dengan kurun waktu 5 bulan dimulai bulan Mei Mei 2025 dan akan berakhir sampai dengan September 2025. Dalam beberapa pertemuan yang dipusatkan kantor Wali Nagari itu peserta dibekali dengan tehnik pemasaran berbasis degital, seperti memperkenalkan obyek wisata melalui media sosial, Instalgram, Tik Tok, Fasebook dan You Tube.
Bahkan, kepada peserta diberikan juga pengetahun tentang fotografi, storyteling untuk membuat konten yang menarek dibidang keindahan obyek wisata yang ada, sampai kepada pembuatan video dalam menunjang promosi yang profesional, katanya.
Sekaitan dengab itu, Dr. Fuja Novitra, M.Pd juga didampingi anggota tim terdiri dari dosen Pendidikann Fisika UNP Padang , yakni Prof. Dr. Festiyed, M.S , Dea Sitivani Suherman, M.Pd, Dra, Yenni Darvina, M.Si dan Selma Riyasni, M.Pd. yang kesemua Tim akan berperan aktif dalam acara pendampingan ini, katanya menambahkan.
Wali Nagari Batubulek Andi Masdar dalam sambutannya pada kesempatan itu, secara gamblang menyampai ucapan terima kasih kepada UNP Padang, khusus Program Study Fisika FMIFA yang telah memilih Nagari Batubulek menjadi lokasi kegiatan. Dan sesungguhnya dinagari Batubulek memang banyak potensi wisata, namun belum dikelola dengan baik dan belum dipromosikan, sehingga belum banyak dikenal, kecuali Puncak Pato terkenal dengan “Sumpah Sakti Puncak Marapalam” Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”, jelasnya
Dengan adanya pelatihan ini, yang diprakarsai para dosen Program Study Pendidikan Fisika FMIFA UNP Padqang, kedepan diharapkan generasi muda Batubulek bisa semakin punya kemampuan dalam mengelola dan mempromosikan daerah ini, dalam upaya ikut menunjang kegiatan pembangunan Nagari melalui obyek wisata yang ada, Sejalan dengan itu kepada peserta pelatihan Workshop Wali Nagari meminta agar mengikuti dengan tekun agar Ilmu yang sangat berguna ini benar benar dapat dihayati dengan baik sehingga dapat ditrapkan, Ujar Andi Masdar mengakhiri. (Ird/STM).
