Batusangkar,metrosumatra.com.
Upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani kembali ditegaskan melalui penguatan Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2026 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar. Pada Senin (12/1), Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Amril, memberikan penguatan langsung kepada pejabat struktural dan fungsional guna memastikan setiap poin dalam perjanjian tersebut menjadi tolok ukur nyata keberhasilan kinerja di lapangan.
Dalam laporannya, Kasubag TU H. Helmi Zuldi, menjelaskan bahwa Perkin merupakan instrumen penting untuk memantau efektivitas organisasi. Dokumen strategis ini telah ditandatangani oleh Kasubag TU, Kepala Seksi, Penyelenggara, dan seluruh Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Tanah Datar pada akhir Desember lalu, yang memuat sasaran strategis, indikator kinerja utama, serta target anggaran.
Kepala Kantor, dalam arahannya menegaskan bahwa Perkin adalah komitmen moral sekaligus peta jalan bagi setiap pimpinan satuan kerja. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan instansi sangat bergantung pada integritas para pengelolanya dalam menerjemahkan target menjadi manfaat nyata bagi umat. “Perjanjian Kinerja ini adalah potret harga diri profesionalitas kita. Mari kita buktikan bahwa kita instansi yang berintegritas dan melayani dengan hati,” tegas H. Amril saat memberikan penguatan.
Lebih lanjut, terdapat sejumlah hal urgen harus diperhatikan oleh pejabat struktural dan fungsional, terutama terkait penyelarasan (cascading) target kinerja dari level pimpinan hingga staf. Pejabat struktural diinstruksikan memastikan target Perkin merupakan turunan langsung dari Indikator Kinerja Utama (IKU) lembaga. Sementara itu, pejabat fungsional diminta memastikan setiap butir kegiatan mendukung output lembaga sekaligus memenuhi sasaran kinerja pegawai yang telah ditetapkan secara realistis dan terukur.
Penetapan target yang realistis dan terukur juga merupakan hal penting lainnya. Target kinerja harus memenuhi kriteria spesific, measurable, achievable, relevant dan time-bound. Secara khusus, Kepala Kantor juga meminta untuk mengidentifikasi potensi hambatan serta rencana aksi sebagai solusinya.
“Perjanjian Kinerja selalu dibarengi dengan Pakta Integritas,” tambah H. Amril. Pakta Integritas dan moralitas sebagai pondasi utama dalam bekerja, mencakup komitmen penuh terhadap Zona Integritas (ZI) menuju WBK/WBBM serta penegakan disiplin ASN. Beliau menginstruksikan agar seluruh layanan semakin lincah mengadopsi teknologi digital dalam pelaporan kinerja serta menjaga pelayanan publik tetap bersih dari praktik gratifikasi maupun pungli.
Sebagai poin penekanan (stressing), H. Amril mengajak jajaran Kasubag TU untuk memperkuat tata kelola administrasi, para Kasi untuk mempercepat program prioritas, serta Kepala Madrasah untuk fokus pada peningkatan mutu lulusan baik akademik maupun non-akademik. Penutup kegiatan ini menjadi simbol kesiapan Kemenag Tanah Datar untuk berlari mencapai target-target strategis tahun 2026. Dengan sinergi yang harmonis dan disiplin kinerja yang tinggi, diharapkan kehadiran Kementerian Agama semakin dirasakan dampaknya oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Tanah Datar.(Kmng/STM).
