Jakarta,metrosumatra.com.
— Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan {DPP PKPS) menjenguk istri almarhum Ermanto Usman, yang kini dirawat di RS Primaya Hospital Bekasi Barat. Kunjungan ini sekaligus sebagai upaya menunjukkan kepedulian yang dapat menenangkan hati si sakit.
Dalam kunjungan tersebut hadir Ketua Umum DPP PKPS, Adi Karsyaf SH, Sekjen, Bakri, M, SE, MP dan Ketua Dewan Pengawas, Alirman Sori SH, MH, Ketua Harian Indra Trigha, Wakil Ketua Umum OKK Roja Yessi, dan Bidang Pariwisata Jendesrizal serta pengurus lainnya.
Selain memastikan kondisi kesehatan korban, jajaran petinggi DPP PKPS juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Erwanto Usman.
“Kepergian almarhum menjadi duka tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang mengenal beliau. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai spekulasi yang belum tentu benar, serta menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak yang berwenang, ” ujar Ketua Umum DPP PKPS, Adi Karsyaf, SH kepada wartawan usai kunjungan itu, Jumat (6/3).
Lebih lanjut, Adi Karsyaf mengatakan bahwa DPP PKPS akan berupaya mendesak Polres Kota Bekasi untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan Almarhum Ermanto Usman (Pensiunan JICT Tanjung Priok), yang terjadi pada 2 Maret 2026 lalu.
Menurut Adi Karsyaf, peristiwa tragis tersebut merupakan tindakan kriminal serius yang harus diungkap secara terang benderang agar memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban serta menjaga rasa aman di tengah masyarakat.
“Kami meminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Kota Bekasi, untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, transparan, dan cepat sehingga pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Adi Karsyaf.
Ia menambahkan, DPP PKPS menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses penegakan hukum atas kasus ini hingga terungkap secara jelas dan memberikan keadilan bagi keluarga korban. (Agusmardi/M)
