Bukittinggi,metrosumatra.com.
— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi menjalin kerja sama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kota Bukittinggi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui pembangunan kandang ayam sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan di bidang peternakan, sekaligus mendukung penyediaan pangan yang berkelanjutan. Pembuatan kandang ayam menjadi salah satu langkah konkret dalam pemanfaatan lahan dan pengembangan sektor peternakan di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi,Nanang Rukmana, A.Md.IP, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas dukungan CSR BRI Kota Bukittinggi yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di Lapas. Menurutnya, sinergi dengan pihak perbankan menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pembinaan warga binaan.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan peternakan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ujar Nanang Rukmana.
Melalui program ini, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan dan pengelolaan kandang ayam, mulai dari perawatan hingga pengelolaan hasil ternak. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemandirian, serta jiwa wirausaha.
Kerja sama antara Lapas Kelas IIA Bukittinggi dan CSR BRI Kota Bukittinggi ini menjadi wujud sinergi antara pemasyarakatan dan dunia usaha dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.
Ke depan, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak guna menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berdampak positif bagi warga binaan serta masyarakat.(Z.Dt).
