Payakumbuh — Pemko Payakumbuh menggelar sosialisasi layanan ketaspenan dan perbankan bagi ASN yang akan memasuki masa purna tugas tahun 2026 di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Jumat (13/02/2026).
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Asisten III Ifon Satria Chan mengatakan masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan peralihan peran dari rutinitas birokrasi menuju ruang kehidupan yang lebih luas bersama keluarga, masyarakat, dan lingkungan.
Ifon mengatakan Pemko Payakumbuh memandang masa pensiun sebagai fase penting yang harus disiapkan dengan baik karema banyak ASN memulai pengabdian sejak usia muda, menjalani puluhan tahun masa kerja dengan disiplin serta tanggung jawab.
“Tidak sedikit di antara kita yang memulai pengabdian sebagai ASN sejak usia muda. Puluhan tahun waktu telah dilalui dengan disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia mengatakan, para ASN selama ini telah memberikan pelayanan publik dari hari ke hari, bahkan sering mengutamakan kepentingan negara dibanding urusan pribadi.
“Bapak dan ibu datang pagi, pulang sore, melayani masyarakat, menjalankan tugas negara, sering kali dengan mengesampingkan kepentingan pribadi dan keluarga,” katanya.
Ifon menegaskan Pemko Payakumbuh ingin memastikan setiap ASN memasuki masa purnabakti dengan rasa aman dan terencana. Ia menilai persiapan pensiun tidak cukup hanya kesiapan mental.
“Kita memahami bersama, memasuki masa pensiun tidak hanya membutuhkan kesiapan mental dan emosional, tetapi juga kesiapan administratif dan finansial,” ujarnya.
Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi ruang bagi ASN untuk memahami hak-hak ketaspenan serta layanan perbankan yang tersedia.
“Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini menjadi sangat penting dan strategis, agar bapak dan ibu memperoleh pemahaman yang jelas dan utuh mengenai hak-hak ketaspenan, seperti tunjangan hari tua dan gaji pensiun,” ujarnya.
Sosialisasi itu menghadirkan narasumber dari PT Bank Mandiri Taspen dan diikuti oleh ASN yang akan memasuki masa purna tugas pada 2026.
Pemko Payakumbuh juga melibatkan BKPSDM sebagai perangkat daerah yang menangani manajemen ASN.
Ifon mengatakan Pemko Payakumbuh tidak ingin pendampingan berhenti ketika masa kerja berakhir. Ia menekankan pemerintah tetap hadir pada masa transisi.
“Pemko memandang pendampingan bagi ASN tidak berhenti saat masa tugas berakhir. Justru pada masa transisi inilah kehadiran pemerintah dan mitra strategis sangat dibutuhkan,” ucapnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Mandiri Taspen dan BKPSDM Kota Payakumbuh yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Bank Mandiri Taspen, serta BKPSDM Kota Payakumbuh dan seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ujar Ifon.
Ifon menegaskan Pemko Payakumbuh menghargai seluruh pengabdian ASN selama masa kerja. Ia menyebut dedikasi para ASN telah membentuk pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.
“Kami ingin menyampaikan satu hal penting, setiap pengabdian bapak dan ibu memiliki arti dan nilai yang besar. Tidak ada dedikasi yang sia-sia,” katanya.
Ia menambahkan masa purnabakti tetap dapat dijalani dengan produktif apabila dipersiapkan sejak awal.
“Dengan persiapan yang matang dan informasi yang benar, masa purna tugas tidak perlu dipandang dengan kekhawatiran, tetap dapat dijalani sebagai masa yang lebih tenang, bermakna, dan tetap produktif,” ujarnya.
Ifon juga berharap para ASN yang memasuki purnabakti tetap menjaga silaturahmi dan terus menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Saya juga berharap, meskipun kelak bapak dan ibu tidak lagi terikat secara formal dalam struktur birokrasi, silaturahmi kita harus tetap terjaga,” katanya.
Ia menegaskan Kota Payakumbuh tetap membutuhkan peran para purnabakti sebagai sumber nasihat dan keteladanan.
“Kota Payakumbuh masih dan akan selalu membutuhkan peran, nasihat, serta keteladanan bapak dan ibu sebagai pribadi yang telah matang dalam pengalaman dan pengabdian,” pungkasnya. (*)
Pemerintah Kota Payakumbuh Bekali ASN Purna Tugas dengan Sosialisasi Layanan Ketaspenan dan Perbankan
