Jakarta,metrosumatra.com.
— Keberadaan Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Provinsi DKI Jakarta berupaya maksimal agar nilai-nilai luhur Keminangkabauan tidak terkikis oleh modernisasi dan arus globalisasi. Program kerja PBKM DKI Jakarta perlu dirasakan melalui pelestarian dan menanamkan nilai-nilai budaya Minangkabau seperti adab, etika, dan sopan santun kepada generasi muda Minang diperantauan.
Hal ini disampaikan Ketua PKBM DKI Jakarta Dr.Rosita Medina ,MM dalam rapat kerja organisasi Bundo Kanduang tersebut, yang diikuti jajaran pengurus di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta, Sabtu (21/2/2026).
Lebih lanjut Bundo Dr.Rosita Medina menambahkan kaum perempuan Minang mesti selalu diingatkan bahwa peranan ibu dalam keluarga merupakan pusat pendidikan moral serta berperan sebagai pemegang tali matrilineal.
Sementara itu Ibu Pembina PBKM DKI Jakarta, Prof.Dr.Wesnina.M.Sn mengatakan perempuan Minang mesti aktif dalam kegiatan sosial, gotong royong, serta pembangunan fisik dan non-fisik di lingkungan dimana mereka berada.
“Kepengurusan PBKM DKI Jakarta perlu merinci program kerja tahunan dan lima tahunan sesuai periodesasi kepengurusan. Dengan demikian Eksistensi Bundo Kanduang diperantauan ibukota negara dirasakan masyarakat Minang, baik diperantauan maupun di ranah Bundo,” katanya.
Senada dengan Prof Wesnina, Ketua Umum DPP PBKM Prof.Dr.Ir.Puti Reno RaudhaThaib.MP mengungkapkan bahwa Raker PBKM DKI Jakarta usai dilantik kepengurusan sangat perlu dan penting, sehingha seluruh jajaran pengurus bisa memahami tentang hakekat dan sistem (AD/ART) perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau.
“Raker wahana memahami AD/Art Sehingga kita paham untuk apa kita ada di organisasi tersebut. Semoga kita semua selalu dalam berkah Allah SWT Aamiin YRA. Selamat dan sukses selalu buat PBKM DKI Jakarta” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panpel Raker dan Buka Bersama PBKM DKI Jakarta, Erni Abas ,SE melaporkan bahwa Raker dilakukan untuk memastikan semua anggota memahami misi organisasi dan rencana yang akan dilaksanakan.
“Rapat Kerja ini dilaksanakan sehari dengan tujuan agar penjelasan setiap bidang bisa diulas lebih dalam dan menyeluruh,” ujarnya.
Raker ini diikuti oleh seluruh pengurus PBKM DKI Jakarta. Erni Abas juga menjelaskan bahwa meskipun Raker dilaksanakan di dalam bulan puasa antusiasme dan keikutsertaan peserta forum cukup tinggi.
“Agar tidak jenuh, kami acara Raker kami rangkai dengan Buka bersama dengan menghadirkan penceramah Ustad H.Ahyar dan dipenghujung acara kami atas nama PBKM DKI Jakarta juga menyerahkan santunan kepada anak yatim,” pungkasnya.
Meskipun dipersiapkan secara singkat, Raker dan Bukber PBKM DKI Jakarta ini dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan, karena partisipasi donasi jajaran pengurus dan sokongan pembina PBKM DKI Jakarta, diantaranya Empi Muslion, AP.S.Sos.MT, MSc. (Agusmardi/MM).
