Padang, MetroSumatra.com.
Tiga pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden OSIM MAN 2 Padang periode 2026–2027 adu visi, misi, dan program kerja dalam orasi dan debat terbuka di lapangan basket madrasah, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan itu disaksikan langsung Kepala MAN 2 Padang Ahmad Asdi, Kaur TU Arisman, para wakil kepala, Pembina OSIM Betty Revita, guru, serta ratusan siswa. Debat berlangsung semarak, masing-masing paslon memaparkan gagasan unggulan untuk menarik simpati pemilih.
Paslon nomor urut 1, Hafizh Khairul Amri-Azzuriadi Khashita, mengusung visi membentuk generasi kritis, inovatif, dan aspiratif dengan nilai Islam sebagai landasan. Mereka menitikberatkan penguatan karakter serta peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan kreatif.
Program unggulan yang ditawarkan antara lain Festival Shokeren (Sholawat Kreasi Keren), Mandupa Competition, ODSM, serta AKRAB (Aksi Kerja Bakti). Mereka menegaskan siap menjadi jembatan aspirasi siswa kepada pihak madrasah.
Paslon nomor urut 2, Arif Fachri Rahmanda-Shalsya Olivia, tampil dengan konsep kepemimpinan unik, inspiratif, dan kolaboratif berbasis teknologi. Program andalannya adalah aplikasi “Didik Digital” sebagai sistem absensi terintegrasi yang dapat dipantau orang tua, termasuk tugas dan nilai siswa.
Selain itu, mereka menggagas Forum Legislatif-Eksekutif bersama MPK, “Profil Pemimpin Unik” dalam bentuk konten reels atau podcast edukatif, serta “Forum Suara Semua” sebagai ruang bulanan penyampaian ide dari kelas dan ekstrakurikuler.
Sementara itu, paslon nomor urut 3, Ahmad Zacky-Laksamana Hibran Aliyya, mengedepankan visi pembentukan siswa berakhlakul karimah, berprestasi, dan kreatif.
Program kerja yang diusung di antaranya Muhadharah setiap Jumat pagi, Ramadhan Berbagi, MIC (Madrasah Islamic Competition), serta MBC (Madrasah Basketball Competition) saat class meeting.
Debat berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab dan pendalaman program. Para pendukung masing-masing paslon tampak antusias memberi semangat. (S/M)
