Kepulauan Mentawai,metrosumatra.cpm.
— Pasipam OPS Satgas Karya Bakti Skala Besar Bakti TNI untuk Rakyat, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto bersama Dandenzibang 1/ Tuanku Imam Bonjol, Letkol Czi Bambang Sulistiono, melaksanakan peninjauan langsung terhadap sejumlah pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Peninjauan tersebut difokuskan pada beberapa titik pembangunan infrastruktur yang menjadi sasaran fisik dalam program karya bakti TNI. Salah satunya adalah pembangunan jembatan beton yang menghubungkan Desa Bukit Pamewa dengan Betumonga dengan ukuran 30 x 6 meter. Jembatan ini diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat dalam mendukung mobilitas dan perekonomian warga setempat.
Selain itu, rombongan juga meninjau pembangunan jembatan kedua yang berada di wilayah PDAM Desa Bukit Pamewa dengan ukuran 3 x 6 meter, yang berfungsi sebagai penghubung menuju Rusun Pamewa Indah.
Di Desa Bosua, terdapat tiga jembatan yang turut menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Jembatan ketiga di Dusun Bosua dengan ukuran 13 x 6 meter, jembatan keempat di Dusun Sao berukuran 3 x 6 meter, serta jembatan kelima di Dusun Katiek dengan ukuran 10 x 6 meter. Seluruh pembangunan ini bertujuan untuk memperlancar akses antar dusun dan meningkatkan konektivitas wilayah.Sementara itu, jembatan keenam yang berada di Dusun Ngaik, Desa Beriulou, juga menjadi bagian dari program pembangunan yang ditinjau oleh Satgas.
Dalam keterangannya, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu percepatan pembangunan di daerah terpencil. “Melalui karya bakti ini, TNI hadir untuk rakyat, membantu membuka akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Mentawai,” ujarnya.
Senada dengan itu, Letkol Czi Bambang Sulistiono menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Program Bakti TNI untuk Rakyat diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kepulauan Mentawai.(Fais)
