News  

Reses Caturwulan III, Kiki Anugerah Dia Sambangi Kampung KB Gantiang dan Padang Kelok

Padang Panjang,metrosumatranews.com.
Anggota Komisi III DPRD Kota Padang Panjang dari Fraksi Nasdem, Kiki Anugerah Dia, SE gelar Reses Caturwulan III di dua tempat berbeda. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan anggota legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat. Gelaran Reses pertama dilakukan di Kampung KB kelurahan Gantiang. Sabtu, (29/10).

Di Kampung KB kelurahan Ganting, Kiki mengungkapkan bahwa Kampung KB (Keluarga Berkualitas) selain dapat membantu menangani keluarga berencana juga dapat menangani terjadinya stunting, sehingga mendorong terciptanya keluarga yang sejahtera di kelurahan Gantiang.

“Kampung KB jangan sekedar formalitas nama saja. Tapi yang paling utama adalah masyarakat yang ada di sekitar kampung KB mesti menjadi masyarakat yang literat soal program kampung KB, program-program Kampung KB yang menitikberatkan kepada kesehatan anak dan ibu. Salah satunya masalah stunting yang saat ini masih menjadi masalah serius untuk generasi masa depan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut politisi Nasdem ini akan terus mengawal dan mendukung program pengentasan masalah stunting di kota Padang Panjang. Saat ini sebutnya permasalahan ini terletak pada ketersediaan anggaran untuk penanggulangan stunting masih sangat minim. Untuk itu Kiki berjanji akan memperjuangkan penambahan anggaran dirapat anggaran nantinya.
Pihaknya berharap masyarakat juga membantu mendorong usaha ini dengan menggiatkan gerakan sadar sehat di tengah masyarakat. Salah satunya memberikan asupan makanan yang sehat.

“Kami akan terus mengawal dan mendukung melalui program penanggulangan stunting di kota kita ini. Kami akan meminta agar anggaran penanggulangan stunting bisa di tambah pada saat rapat anggaran minggu depan. Masalah stunting benar-benar menjadi momok menakutkan bagi kita masyarakat apalagi kaum ibu-ibu. Untuk itu perlu kerjasama kita antara pemerintahan dan masyarakat dalam menanggulangi masalah stunting ini,” harapnya.

Hadir pada kesempatan tersebut ketua PKK kelurahan Gantiang, ibu Asmawati. Dalam penyampaian aspirasinya beliau meminta kepada buk Kiki untuk mencarikan orang tua asuh bagi penderita Stunting yang ada di kelurahan Ganting.

“Saat ini di kelurahan Ganting ada sekitar 6 anak di bawah dua tahun yang sedang mengalami stunting. Kami meminta kepada buk Kiki agar mencarikan orang tua asuh bagi anak-anak kita yang mengalami stunting tersebut untuk membantu pengobatannya,” harapnya.

Kiki dalam menjawab hal itu menyampaikan akan berusaha mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut. Baginya masalah yang dialami warganya tersebut merupakan bahan bagi dia untuk terus menguatkan dan mengawal program penanggulangan masalah stunting melalui lembaga DPRD.

“Kami berusaha semampu kami dalam upaya mencarikan solusinya. Ini adalah masalah serius yang terjadi di sekitar kita. Sebagai perpanjangan tangan masyarakat kami akan bekerja sesuai dengan harapan masyarakat. Secara kefraksian ini menjadi prioritas bagi kita. Agar masalah stunting segera dapat kita atasi,” janjinya.

Sementara di Padang Kelok, Kiki menerima beberapa aspirasi yang menyangkut dengan pendidikan dan perbaikan fasilitas umum. Masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini berharap melalui fraksi Nasdem mampu mengupayakan agar masyarakat kembali menikmati penggratisan uang sekolah tingkat SMA.

“Dulu kami merasa terbantu dengan adanya keringanan dalam pembiayaan uang sekolah bagi anak kami yang di SMA. Sekarang kebijakan itu tidak ada lagi sehingga untuk pendidikan kami merasa kesulitan,” ujar salah satu warga yang hadir.

Disamping itu juga diharapkan agar Kiki membantu pengurusan akta notaris untuk rumah tahfiz yang ada di Padang Kelok karena saat ini rumah tahfiz yang dikelola oleh masyarakat tersebut telah memiliki puluhan santri yang belajar tahfiz setiap hari Minggu dan Jumat.

Dihadapan masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut, Kiki mengaku bahwa kunjungan di dua tempat tersebut ada banyak PR yang mesti segera dicarikan solusinya.

“Ada banyak keinginan serta aspirasi masyarakat yang telah kita garis bawahi. Selain penanganan stunting di Gantiang, juga ada keluhan masyarakat tentang biaya pendidikan tingkat SMA serta pengurusan akta notaris rumah tahfiz di Ngalau. Disamping itu, semuanya sudah kami catat beberapa poin keluhan masyarakat tersebut,” bebernya.

Disampaikannya bahwa semua bentuk aspirasi masyarakat akan disampaikannya saat rapat bersama pimpinan dan pemerintahan. Hal-hal yang berkaitan dengan skala prioritas nanti akan masuk dalam kajian untuk nantinya dapat diusulkan menjadi program kerja.

Disebutkannya tentang aspirasi masyarakat yang telah ditampung pada reses kali ini, adalah dari Bundo Kanduang Nagari Gunuang yang berharap program Bundo Kanduang selalu didukung melalui kebijakan-kebijakan pemerintahan kota. Aspirasi yang disampaikan oleh ketua kelompok Bank Sampah Kurabu, kelurahan Ganting agar program bank sampah tetap dilanjutkan dengan inovasi-inovasi terbarukan.

Di Padang Kelok, anggota Komisi III ini menerima aspirasi dari pengelola PAUD Humaira yang mengharapkan pengadaan gedung belajar dan bermain untuk PAUD Humaira. Bantuan penerangan jalan di pinggiran rel yang belum terealisasi sampai sekarang dapat juga dicarikan solusinya secepat mungkin. Kemudian bedah rumah untuk masyarakat yang sedang menyewa tanah di tanah PJKA. Serta perbaikan selokan di dekat ampera Bunda yang mana daerah di sana jika hujan lebat sering alami kebanjiran.

“Semuanya penting, tapi tentu kita mesti mengkaji skala prioritasnya. Ada beberapa aspirasi masyarakat di Gantiang dan Ngalau telah kami catat bersama tim. Doakan saja agar kami mampu melakukan yang terbaik untuk dicarikan solusinya, tentu saja kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami juga butuh kontrol dan dukungan masyarakat untuk mewujudkan semua ini,” tutupnya.(je).

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *