Indeks
Daerah  

Korban Longboat Terbalik di Perairan Sagulubbek Ditemukan Meninggal Dunia

Oplus_131072

Mentawai,metrosumatra.com.

9 Juni 2026 – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai berhasil menemukan korban hilang akibat kecelakaan longboat terbalik di Perairan Muara Sagulubbek, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Selasa (9/6/2026).

Korban yang diketahui bernama Jajanggi (48) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 09.30 WIB setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan. Korban ditemukan mengapung pada koordinat 1°37’16.2″S dan 98°48’50.2″E, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai menjelaskan, kecelakaan bermula pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu sebuah longboat nelayan bermesin 40 PK berwarna cokelat hendak menjemput warga yang sakit dari Pantai Sagulubbek untuk dibawa ke Tuapejat.

Namun ketika keluar dari Muara Sagulubbek menuju pantai, longboat tersebut dihantam gelombang besar di pintu muara hingga terbalik. Dari tiga orang yang berada di atas kapal, dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya hilang dan langsung dilakukan pencarian oleh Tim SAR.

Menerima laporan kejadian pada pukul 17.35 WIB, Tim Rescue Basarnas Mentawai segera diberangkatkan menggunakan RIB 02 dengan enam personel menuju lokasi kejadian. Namun kondisi cuaca buruk, gelombang tinggi, dan jarak pandang terbatas pada malam hari memaksa tim menghentikan sementara pencarian dan bersandar di Dermaga Pei-Pei.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi dengan menerapkan pola pencarian Parallel Track pada area seluas 150 nautical mile persegi. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke perkampungan Sagulubbek dan diserahkan kepada pihak keluarga serta pihak berwenang untuk proses selanjutnya.

Adapun identitas korban dalam peristiwa tersebut yakni Danil (30) dan Hendrikus (34) yang berhasil selamat, sementara Jajanggi (48) ditemukan meninggal dunia.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai dengan dukungan sejumlah peralatan, di antaranya Rescue D-Max 02, RIB 02, perangkat komunikasi, alat navigasi, peralatan medis, telepon satelit, serta jaringan Starlink.

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai dan ditutup.Semoga bermanfaat.(Fais)