Indeks

SMPN 7 Padang Gelar Lokakarya Membangun Pola Pikir Bertumbuh untuk Optimalkan Pembelajaran Mendalam

Padang,metrosumatra.com.

– Sebanyak 60 orang pendidik dan tenaga kependidikan SMP Negeri 7 Padang mengikuti kegiatan Lokakarya bertema “Membangun Pola Pikir Bertumbuh dalam Upaya Mengoptimalkan Pembelajaran Mendalam untuk Menghadirkan Pendidikan yang Berdampak bagi Semua”.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni 2026, di Kampus SMPN 7 Padang, Jalan S. Parman, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Lokakarya tersebut menjadi wadah bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus menyusun langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya belajar dan kolaborasi antarpendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, H. Yopi Krislova, SH, MM, yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Dr. Ikhwansyah, S.Kom., M.Kom, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa lokakarya merupakan momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan selama ini.

Menurutnya, melalui kegiatan ini seluruh peserta dapat memberdayakan program-program yang sedang berjalan sekaligus membahas, mengkaji, dan menetapkan langkah-langkah yang akan dilakukan pada masa mendatang. Seluruh proses tersebut bermuara pada upaya peningkatan kinerja serta penguatan pola pikir dalam mengoptimalkan pembelajaran yang berkualitas.

Ia juga menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara individual, tetapi harus dibangun melalui komitmen kolektif seluruh unsur pendidikan. Dengan semangat kebersamaan, seluruh tenaga pendidik diharapkan mampu menjaga dan mengawal kualitas pendidikan di Kota Padang agar terus mengalami kemajuan.
“Lokakarya ini merupakan salah satu bentuk penguatan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Diharapkan melalui kegiatan seperti ini akan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas peserta didik,” ujar Dr. Ikhwansyah.

Sementara itu, Kepala SMPN 7 Padang, Fitria Yenira, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan lokakarya yang dilaksanakan bukan sekadar agenda rutin atau formalitas tahunan.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai “kawah candradimuka” bagi para guru untuk terus merefleksikan diri dan mengembangkan kapasitas profesional.

Ia menjelaskan, penguatan pola pikir bertumbuh (growth mindset) sangat penting dimiliki oleh setiap pendidik agar mampu beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesional, serta memiliki wawasan yang luas dalam merancang pembelajaran yang mendalam dan bermakna bagi peserta didik.

Lebih lanjut, Fitria Yenira berharap hasil dari lokakarya ini tidak hanya melahirkan berbagai perencanaan di atas kertas, tetapi benar-benar mampu menyemai benih-benih perubahan nyata di lingkungan sekolah. Dengan demikian, SMPN 7 Padang dapat terus mencetak generasi yang cerdas secara akademis, tangguh, berkarakter, serta siap bersaing di berbagai bidang.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar dapat memahami materi yang disampaikan oleh para narasumber dan mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran di sekolah. Melalui semangat kolaborasi dan komitmen bersama, SMPN 7 Padang optimistis dapat terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdampak bagi semua. (MM)