Padang,metrosumatra.com.
— Rabu (24/6/2026) bertempat di ruang sidang DPRD berlangsung Focus group discussion (FGD) yang dipimpin oleh ketua dan anggota Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Herman, SH. dan Salamat Simamora, MSi sebagai ketua tim Pembahas dalam rangka mempersiapkan naskah Akademik (NA) rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan keolahragaan.
“Kegiatan FGD pertama ini merupakan salah satu tahapan dlm menyampurnakan NA, dengan mendengarkan dan mendiskusikan segala hal yang berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan dan performa keolahragaan Sumbar untuk semua aspek penyelenggaraan keolahragaan, “ujar Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Herman, SH .
Lebih lanjut, Lazuardi menjelaskan bahwa apa yang disampaikan Ketua Tim Penyusun Ranperda Keolahragaan, Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd, Ranperda Keolahragaan yang disiapkan ini diantaranya mencakup segala aspek dari olahraga masyarakat, olahraga pendidikan, olahraga Prestasi, olahraga disabilitas, industri olahraga, digitalisasi dan database.
Menurut Lazuardi, Sumbar membutuhkan perda yang baru untuk menyesuaikan perkembangan undang-undang keolahragaan, Peraturan Presiden, peraturan Pemerintah sertaa peraturan menteri terkait dengan olahraga yang telah diterbitkan setelah tahun 2021 sampai dengan tahun 2026.
“Karena peraturan daerah kita tentang penyelenggaraan keolahragaan diterbitkan pada tahun 2017, dengan demikian kehadiran perda keolahragaan yang baru sangat ditunggu oleh masyarakat olahraga s
Sumatera barat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Pembahas rancangan perda penyelenggaraan keolahragaan, Salamat Simamora membenarkan berbagai permasalahan dilapangan berkaitan dengan ekosistem keolahragaan sumbar serta upaya untuk melakukan pembinaan berbasis Sport Science sehingga peringkat pestasi Sumbar pada PON akan meningkat.
Ketua Koni Sumbar, Hamdanus mengemukakan pentingnya melakukan upaya pembinaan sedini mungkin yang dimulai dengan menemukan calon bibit atlet yang potensial pada suatu cabor, melalui program deteksi bakat dan selanjutnya dibina melalui kelas-kelas olahraga disekolah, sehingga upaya pembinaan lebih terarah dan efisien.(A/MM).
