Indeks
Daerah  

Babinsa Koramil 03/Sioban Hadiri FGD Percepatan Penanganan Stunting di Desa Bukit Pamewa

Bukit Pamewa,metrosumatra.com.

8 Juli 2026 – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Babinsa Koramil 03/Sioban, Sertu Osten Sinaga, menghadiri kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Percepatan Penanganan Stunting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bukit Pamewa di Kantor Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Rabu (8/7/2026) pukul 09.30 WIB.

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penanganan stunting di Desa Bukit Pamewa.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Osten Sinaga menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya bahwa penanganan stunting harus diawali dengan sosialisasi mengenai penyebab stunting kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan serta pola asuh anak. Oleh karena itu, sasaran utama edukasi adalah para orang tua.

Selain itu, Babinsa juga menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan kekeluargaan kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua yang masih enggan membawa anaknya ke Posyandu. Menurutnya, pendekatan persuasif akan lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak.

Sertu Osten Sinaga juga mengingatkan agar program pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil terus diawasi pelaksanaannya sehingga tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal. Ia menegaskan bahwa Koramil 03/Sioban siap mendukung serta bekerja sama dengan seluruh pihak demi menyukseskan program percepatan penanganan stunting di wilayah binaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Bukit Pamewa beserta Sekretaris Desa, Babinsa Desa Bukit Pamewa, Bhabinkamtibmas Desa Bukit Pamewa, dua orang pendamping kecamatan, empat tenaga kesehatan Pustu Bukit Pamewa, lima kader Posyandu, serta lima staf Pemerintah Desa.

Melalui kegiatan FGD ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antarinstansi sehingga upaya percepatan penanganan stunting di Desa Bukit Pamewa dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Pada pukul 11.45 WIB, kegiatan Forum Group Discussion (FGD) tentang percepatan penanganan stunting selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(Fais)