Daerah  

Kesbangpol Padang Gelar FGD Penguatan Ideologi Pancasila dan Pembauran Kebangsaan

PADANG, metrosumatra.com.

– Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang, Drs. Syahendri Barkah, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Ideologi Pancasila dan Mewujudkan Kota Padang yang Harmonis, Inklusif, dan Berlandaskan Semangat Persatuan dalam Keberagaman”, Rabu (14/10/2026).





Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan latar belakang sosial di Kota Padang.

Acara diawali dengan laporan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Padang, Drs. Suardi Dt. Garang. Dalam laporannya, ia menekankan pentingnya memperkuat peran FPK sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antaretnis guna menjaga persatuan serta keharmonisan masyarakat.

FGD tersebut dipandu oleh Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kota Padang, Nofiandi Amir, yang bertindak sebagai moderator. Diskusi diarahkan untuk menggali pandangan dan gagasan para narasumber mengenai penguatan ideologi Pancasila serta strategi membangun Kota Padang yang harmonis dan inklusif.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dengan latar belakang adat, budaya, dan kehidupan bermasyarakat. Narasumber pertama, Drs. Zaitul Ikhlas Saad, M.Si., Dt. Rajo Intan, menyampaikan pemikiran mengenai instrumen dan langkah strategis dalam mewujudkan Kota Padang yang harmonis.

Narasumber kedua, Muzmaizar, S.S.IP., Dt. Gamuak, mengulas peran bersama dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pembahasan ini menekankan pentingnya penerapan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, Inwan Basir, S.H., M.M., Dt. Rajo Alam, memberikan perspektif mengenai peran adat dan masyarakat dalam memperkuat pembauran kebangsaan. Sementara itu, Dr. Fauzi Bahar, M.Si., Dt. Nan Sati, turut menyampaikan pandangan strategis terkait upaya memperkokoh persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang rukun di tengah keberagaman.

Melalui pemaparan narasumber dan diskusi bersama peserta, FGD ini menegaskan bahwa penguatan pembauran kebangsaan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan berbagai etnis. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan.

Melalui kegiatan ini, Kesbangpol dan FPK Kota Padang diharapkan dapat terus mendorong pengamalan nilai-nilai Pancasila, memperkuat komunikasi antaretnis, serta menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Dengan demikian, Kota Padang dapat terus membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berlandaskan semangat kebangsaan.(MM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *