Muhidi: Wakil Kepala Sekolah Harus Jadi Motor Penggerak Mutu Pendidikan di Sumbar

Padang, metrosumatra.com.

— Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., hadir sebagai pembicara utama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Wakil Kepala Sekolah Jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat Angkatan I, Senin (7/9/2026).





Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat tersebut berlangsung di Hotel Axana Padang dan diikuti para wakil kepala sekolah dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Bimtek ini bertujuan memperkuat peran strategis wakil kepala sekolah dalam meningkatkan mutu serta tata kelola pendidikan di Sumatera Barat. Melalui kegiatan tersebut, para tenaga pendidik diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan dan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing.

Dalam paparannya, Muhidi menekankan pentingnya peran wakil kepala sekolah sebagai motor penggerak di satuan pendidikan. Menurutnya, wakil kepala sekolah, khususnya wakil kepala sekolah bidang kurikulum, merupakan ujung tombak dalam mendukung kepemimpinan sekolah.

“Wakil kepala sekolah bukan hanya administrator, tetapi juga harus menjadi manajer perubahan, motivator, dan teladan bagi guru maupun siswa,” ujar Muhidi.

Muhidi juga menyampaikan materi tentang penguatan kepemimpinan dan manajemen sekolah. Menurutnya, sekolah yang hebat lahir dari kepemimpinan yang kuat. Wakil kepala sekolah harus mampu menyusun program, mengelola sumber daya manusia, serta melahirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Jangan hanya menunggu perintah kepala sekolah. Wakil kepala sekolah harus memiliki inisiatif dan mampu mengambil peran dalam memajukan sekolah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhidi menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan sekolah dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. DPRD Sumbar, katanya, berkomitmen mendukung penguatan anggaran dan regulasi di bidang pendidikan. Ia juga mengajak pihak sekolah aktif menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama.

Selain penguatan akademik, Muhidi mengingatkan pentingnya implementasi kurikulum yang dibarengi penguatan pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan keterampilan. Lulusan SMA, SMK, maupun SLB di Sumatera Barat diharapkan memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun berwirausaha.

Muhidi juga mendorong sekolah untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, asesmen, serta manajemen pendidikan. Menurutnya, guru dan tenaga kependidikan harus melek digital agar sekolah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Ia mengapresiasi Dinas Pendidikan Sumbar yang konsisten melaksanakan Bimtek sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. “Investasi terbaik adalah investasi untuk guru dan tenaga kependidikan, karena dari tangan Bapak dan Ibu lahir generasi emas Sumatera Barat,” pungkasnya.(MM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *