Daerah  

Audiensi Bersama Wartawan, Dinas KUKMP Tanah Datar Siapkan Pemulihan Ekonomi UMKM Pascabencana

Oplus_131072

Batipuh Selatan, metrosumatra.com.

— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUKMP) terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut disampaikan dalam audiensi bersama wartawan yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar, Senin (19/10/2026), di Gedung Serbaguna UPT SMPN 2 Batipuh Selatan.





Kegiatan audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai program pemulihan pascabencana, sekaligus menyampaikan langkah-langkah pemerintah daerah dalam memperkuat kembali perekonomian masyarakat melalui program yang dilaksanakan Dinas KUKMP.

Audiensi yang dihadiri puluhan wartawan itu dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tanah Datar, Efrison, SE. Dalam sambutannya, ia mengajak insan pers untuk turut menyampaikan informasi mengenai program pemerintah kepada masyarakat melalui media masing-masing.

Efrison juga menyampaikan terima kasih kepada para wartawan yang telah hadir memenuhi undangan tersebut. Menurutnya, meskipun undangan hanya disampaikan melalui grup WhatsApp E-Media 2026, antusiasme wartawan untuk mengikuti kegiatan audiensi patut diapresiasi.

Selanjutnya, Efrison mempersilakan pihak Dinas KUKMP Tanah Datar untuk memaparkan program dan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dialokasikan untuk mendukung program pemulihan pascabencana.

Sekretaris Dinas KUKMP Tanah Datar, Busnika Hamidy, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memastikan program yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pelaku UMKM yang terdampak bencana. “Target kami jelas, program ini harus segera berjalan dan manfaatnya langsung terasa bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM,” ujar Busnika.

Berdasarkan data yang disampaikan, total alokasi dana TKD Kabupaten Tanah Datar mencapai Rp126,87 miliar. Hingga saat ini, realisasi keuangan tercatat sebesar Rp50,13 miliar atau 39,51 persen, sedangkan realisasi fisik mencapai 42,34 persen. Sementara itu, Dinas KUKMP Tanah Datar memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp760 juta untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi masyarakat.

Busnika berharap alokasi anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal agar mampu memperkuat kembali aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menegaskan bahwa perencanaan, penyaluran, hingga pengawasan bantuan harus dilaksanakan dengan baik, transparan, dan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Selain dukungan bantuan, Busnika menilai perbaikan infrastruktur dan kolaborasi lintas sektor juga menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana. Dinas KUKMP, katanya, terus berkoordinasi dengan pemerintah nagari melalui pendekatan langsung atau sistem jemput bola untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta mendata dan mengusulkan calon penerima bantuan sesuai program yang tersedia.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Dinas KUKMP akan melakukan pengawasan secara maksimal terhadap proses penyaluran. Bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil pelaku UMKM di lapangan, sementara proses pengadaan akan dicatat melalui sistem e-katalog guna mendukung transparansi dan akuntabilitas. Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap pemulihan ekonomi pascabencana dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(STM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *