Daerah  

Bangunan KDMP Pagaruyung Berdiri Gagah, Kini Menunggu Aliran Listrik dan Air

Pagaruyung,metrosumatra.com.

Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP) dibeberapa Kecamatan di Tanah Datar telah selesai pembangunan gedung diatas tanah Nagari sebanyak 18 Unit, namun sampai kini belum bisa dioperasikan sepenuhnya oleh pengurus karena belum siap untuk difungsikan.





Dari penelusuran Media ini di Pagaruyung contohnya gedung sudah berdiri megah pada bekas bangunan gedung Gapoktan disamping Kantor Wali Nagari, namun belum ada listrik dan pasokan Air PDAM yang masih menunggu tanggung jawab Konraktor. Dandim Tanah Datar selaku Penanggung jawab di Daerah.

Melalui Pasiter Kodim Widiyanto ketika dikonfirmasi Selasa 13/10 semua sudah diserahkan kepada kontraktor dan itu harus tuntas keseluruhannya tegasnya.

Sementara untuk Manejer dan Pengurus Koperasinya sudah ada dan sudah mulai masuk kantor yang numpang sementara di kantor Wali Nagari.

Manejer Koperasi Merah Putih Pagaruyung M.Rafi di dampingi ketua Koperasi terpilih Indra ketika ditemui di Kantor Wali Nagari agaruyung Senin 12/10 mengatakan koperasi ini baru mulai persiapan untuk bergerak karena kami sudah punya Badan Hukum,AD ART serta sudah berkoordinasi sebelumnya dengan Danas Koperasi Tanah Datar ujar Indra.

Kalau sebelumnya kami sangat bersemangat karena semua pihak saling membantu jelas koordinasinya dan sudah bekerja secara maraton. Namun saat ini setelah ada Manejer yang dibentuk Pemerintah Pusat dan digaji sesuai standar Upah Minimum Pusat dari APBN.

Sementara kami pengurus tidak jelas honornya, semangat kami jadikan kendor. Koperasi belum ada beroperasi, lagi pula untuk berkoordinasi kami tidak bisa lagi ke Dinas karena seluruhnya sudah terpusat pada PT Agrinas Pangan Nusantara yang dapat bentuk pemerintah ntah pusat di Jakarta.

Persoalan yang di hadapi nagari Pagaruyung hampir sama pada setiap Kecamatan dan Nagari yang sudah ada Gedungnya, berbeda lagi bagaimana Nagari yang belum punya tanah Nagari sampai sekarang belum di bangun Gedungnya. Walaupun pengurus Koperasinya sudah ada.

Keterangan yang diperoleh media ini untuk gedung yang sudah selesai pembangunannya di Tanah Datar ada 18 Unit terdiri dari Tanjung Emas 3, Padang Ganting 1, Lima Kaum 3, Sungaitarab 3 Salimpaing 3 Sungayang 2 Batipuh 1 dan X koto 1 unit.

Jumlah Manejer yang direkrut se Indonesia 29.000 orang untuk Tanah Datar sebanyak 98 Orang sudah menjalani pelatihan selama 3 Bulan di Jakarta dan siap untuk bertugas.

Salah seorang Manejer Koperasi yang dikonfirmasi Rafi yang ditugaskan untuk Manejer Koperasi KDMP Pagaruyung mengatakan kami para Manejer dibentuk pemerintah Pusat ini sudah mulai bekerja pada penugasan masing masing mulai bulan ini .

Menurut Rafi kepada para Manejer diberikan target oleh pusat pada setiap KDMP bisa menghasilkan Pendapatan Rp.40 Juta setiap hari sedangkan Koperasi belum jelas apa yang mau dikerjakanya dan kalau tidak berhasil tentu kinerja Manejer akan dipertimbangkan.

Selain Manejer akan dibentuk pula oleh pusat 6 ( Enam) orang staf dan itu juga akan digaji oleh pemerintah pusat sekitar Rp.2 juta/ bulan namun anggota itu tidak diambilkan dari pengurus koperasi tetapi akan rekrut diluar itu ujarnya.

Untuk rincian dana Koperasi sendiri dari dana Rp 3 M itu adalah Rp. 1,1 M untuk pembangunan Kantor ,Rp 600 juta untuk mobiler, Rp. 900 juta untuk pengadaan kendaraan 1 Unit Truck, 1 Pic Up dan 2 Bentor sisanya Rp.500 JT untuk operasional Koperasi selama satu tahun dengan mengajukan kegiatan ke Pusat.

Semua yang disubsidi Pemerintah bisa diambil alih oleh Koperasi contoh distributor Gas Melon dengan harga Rp 14 000 dapat dijual ke pedagang 15.000 dan pedagang dapat menjual ke konsumen Rp.17.000, Sesuai harga Eceran Tertinggi HET begitu juga untuk Pupuk, Minyak Kita beras dan lainnya, semua yang dipasok oleh pusat itu dikembalikan lagi modalnya ke Pusat untuk stok berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *