TELUK KUANTAN,metrosumatra.com.
— Upaya mempercepat pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Kuansing mendapat dukungan langsung dari Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang diterjunkan untuk membantu pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Dukungan tersebut disambut positif oleh PLT Bupati Kuansing H. Muklisin. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada Mabes TNI yang telah turun langsung membantu memperkuat langkah pencegahan Karhutla di Kuansing.
Hal tersebut disampaikan H. Muklisin saat beraudiensi dengan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI di Ruang Rapat Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Teluk Kuantan, Kamis (17/9/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muklisin menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kerja bersama dan gerak cepat seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri hingga masyarakat di tingkat kecamatan dan desa, ujar H. Muklisin.
Sementara itu, Ketua Tim Karhutla Mabes TNI, Kolonel Kes Endro Utomo, menyampaikan bahwa sebanyak tujuh personel Tim Mabes TNI ditugaskan di Kuansing sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pencegahan Karhutla di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Tim tersebut melaksanakan tugas sejak 26 Agustus hingga 22 September 2026, dengan fokus membantu percepatan pencegahan Karhutla melalui penyuluhan dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta unsur terkait.
Tak hanya melakukan penyuluhan, Tim Mabes TNI juga telah turun langsung menyisir wilayah Kuansing. Kolonel Inf Nur Ahmad menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rolling ke seluruh 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Kuansing.
“Kami sudah rolling ke 15 kecamatan di Kuansing. Selanjutnya, tim akan membuat pos-pos Karhutla di seluruh kecamatan,” ungkapnya.
Sinergi antara Pemkab Kuansing dan Mabes TNI ini menjadi bagian penting dalam membangun pola pencegahan Karhutla yang tidak hanya mengandalkan penanganan saat api sudah muncul, tetapi lebih mengedepankan deteksi dini, edukasi, kesiapsiagaan dan pencegahan sejak awal.(RA).


