News  

Dasawisma Tigo Jangko dan Lubuak Jantan Sampaikan Eksposenya di Hadapan TP PKK Kabupaten Tanah Datar

Lintau, metrosumatranews.com.
Ketua kelompok Dasawisma Nagari Tigo Jangko Nora, dalam eksposenya menyebutkan jika di nagari tersebut terdapat 8 kelompok dasawisma dengan nama Mawar 1-8 dengan tingkat klasifikasi 7 kelompok berkembang dan 1 kelompok yang maju.

Itulah penyampaian Ketua kelompok Dasawisma Nagari Tigo Jangko dalam eksposenya
di hadapan Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra.  ketika melakukan verifikasi atau penilaian dan tanjauan lapangan di dua kelompok dasawisma yaitu Dasawisma Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo dan Dasawisma Nagari Lubuak Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara, Kamis (07/10/2021).

Untuk kegiatan dasawisma dikatakan Nora seperti wirid pengajian, melaksanakan senam, iuran rutin, tabungan seribu sehari (Taburi), pertemuan bersama anggota kelompok dasawisma (Pestamas) dan senam lansia.

Sementara pada ekspose kelompok dasawisma Nagari Lubuak Jantan disampaikan di Nagari Lubuak Jantan terdapat 11 jorong, 126 kelompok dasawisma dengan jumlah penduduk 3.111 KK.

Untuk kegiatan dasawisma di nagari ini dikatakan seperti arisan mingguan, olahan ramuan sehat, kebun dasawisma, pertemuan bulanan dan pembuatan komposter.

Pada penilaian dasawisma tingkat Kabupaten Tanah Datar ini turut dihadiri Isteri Sekretaris Daerah Ny. Laura Iqbal Ramadi Payana, pengurus TP PKK Kabupaten Tanah Datar (tim penilai), di kecamatan Lintau Buo Camat Afrizal, Pj Wali Nagari Tigo Jango, di Kecamatan Lintau Buo Utara Camat Arif Gani, Wali Nagari Lubuak Jantan, Ketua TP PKK masing-masing kecamatan, Forkopimca, Tokoh Masyarakat, Bundo Kanduang dan undangan lainnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra sampaikan, dasawisma memiliki peran peting dan merupakan ujung tombak dalam 10 Program Pokok PKK. Sebagai penunjang TP PKK juga sangat membantu program-program pemerintah karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dikatakan Ny. Lise Eka Putra pada saat kunjungan lapangan akan dilihat administrasi PKK, administrasi dasawisma, rumah contoh, bank sampah terpilah, dekomposter, toga dan inovasi yang dilakukan kelompok dasawisma.

“Hasilnya nanti akan diambil satu nagari yang akan menjadi pemenang dan akan mewakili Kabupaten Tanah Datar ke Tingkat Provinsi Sumatera Barat,” sebut Ny. Lise. (Pro/STM).

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *