Padang, metrosumatra.com.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, mengapresiasi terbitnya buku Kemenag Agam dalam Angka yang menjadi terobosan perdana di lingkungan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Apresiasi tersebut disampaikan saat Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Agam, Dr. Rinalfi, S.Ag., M.M., menyerahkan buku tersebut di Kanwil Kemenag Sumbar, Senin (12/10/2026).
Mustafa menyambut positif kehadiran buku yang menyajikan berbagai data dan fakta statistik terkait perkembangan Kemenag Agam. Menurutnya, dokumentasi tersebut memiliki nilai penting sebagai sumber informasi mengenai kondisi dan perkembangan kelembagaan Kementerian Agama di Kabupaten Agam.
Selain memuat data kelembagaan, buku Kemenag Agam dalam Angka juga mendokumentasikan sejarah berdirinya Kantor Kemenag Agam serta nama-nama kepala kantor yang pernah memimpin dari masa ke masa. Dengan demikian, buku ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber data statistik, tetapi juga menjadi catatan sejarah perjalanan kelembagaan.
Kepala Kantor Kemenag Agam, Dr. Rinalfi, S.Ag., M.M., menjelaskan bahwa penyusunan buku tersebut merupakan upaya menghimpun berbagai data sekaligus merekam perjalanan kelembagaan secara sistematis. Dokumentasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai perkembangan Kemenag Agam dari waktu ke waktu.
“Buku ini bukan sekadar menyajikan angka dan data, tetapi juga merekam sejarah perjalanan Kemenag Agam. Kami berharap dokumentasi ini dapat menjadi sumber informasi dan referensi bagi generasi mendatang untuk mengenal perkembangan kelembagaan dari masa ke masa,” ungkap Rinalfi.
Penerbitan buku tersebut menjadi langkah nyata Kemenag Agam dalam memperkuat tata kelola dokumentasi dan penyediaan informasi kelembagaan. Penyajian data statistik yang dilengkapi catatan sejarah diharapkan dapat membantu berbagai pihak dalam memperoleh informasi yang lebih terstruktur dan mudah dipahami.
Melalui buku Kemenag Agam dalam Angka, Kemenag Agam menunjukkan komitmennya dalam menjaga rekam jejak sejarah sekaligus menyajikan data yang bermanfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang. Apresiasi dari Kakanwil Kemenag Sumbar diharapkan menjadi motivasi bagi satuan kerja Kementerian Agama lainnya untuk mengembangkan dokumentasi kelembagaan yang informatif dan berkelanjutan.(MM).


