Payakumbuh, metrosumatra.com.
– Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) FORKI Se-Sumatera Open Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Politani Payakumbuh, Sabtu (11/7/2026). Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, 10 hingga 12 Juli 2026, menjadi ajang bergengsi bagi para karateka dari berbagai provinsi di Sumatera untuk mengukur kemampuan sekaligus menjaring atlet-atlet potensial.
Ketua Umum FORKI Kabupaten Limapuluh Kota, H. Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen yang hadir dan mengikuti pertandingan di Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap seluruh peserta dapat menjadikan kejuaraan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan.
Menurutnya, Kejurwil FORKI Se-Sumatera bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter bagi para karateka melalui nilai-nilai disiplin, rasa hormat, dan sportivitas yang menjadi roh olahraga karate.
“Jadikanlah kejuaraan ini sebagai ajang silaturahmi dan pembinaan. Mari kita junjung tinggi nilai-nilai karate, disiplin, hormat, dan sportivitas. Menang dan kalah adalah hal yang biasa, yang terpenting adalah mempererat persaudaraan antar karateka se-Sumatera,” ujar Nurkhalis.
Ketua Panitia Pelaksana, Egon Febri, mengatakan kejuaraan tahun ini diikuti lebih dari seribu atlet dari berbagai daerah di Pulau Sumatera. Antusiasme peserta menunjukkan semakin berkembangnya olahraga karate di wilayah Sumatera.
Ia menjelaskan, nomor yang dipertandingkan meliputi Kata dan Kumite untuk kategori usia dini, cadet, junior, hingga senior. Seluruh pertandingan dipusatkan di GOR Politani Payakumbuh dengan dukungan panitia dan perangkat pertandingan yang telah dipersiapkan.
Egon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia mengakui masih mungkin terdapat kekurangan dalam pelayanan, namun panitia telah berupaya memberikan yang terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir.
Sementara itu, Ketua Umum FORKI Sumatera Barat Khairuddin Simanjuntak yang diwakili Staf Khusus FORKI Sumbar, Shihan Alvira, SH, menegaskan bahwa Kejurwil FORKI Se-Sumatera merupakan salah satu barometer pembinaan karate di Pulau Sumatera.
Menurutnya, melalui kejuaraan ini akan terlihat hasil pembinaan yang dilakukan masing-masing perguruan maupun pengurus FORKI di daerah. Oleh karena itu, seluruh atlet diminta bertanding dengan semangat Bushido yang menjunjung tinggi kehormatan, disiplin, dan kejujuran.
Shihan Alvira juga berpesan kepada para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara adil, profesional, dan menjunjung tinggi integritas sehingga seluruh pertandingan berlangsung dengan baik dan menghasilkan juara yang berkualitas.
Bupati Limapuluh Kota, H. Safni Sikumbang, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga karena Kabupaten Limapuluh Kota dipercaya menjadi tuan rumah Kejurwil FORKI Se-Sumatera Open Tahun 2026. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mendukung perkembangan olahraga di daerah.
Ia menegaskan bahwa olahraga merupakan investasi penting dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter. Selain bertanding, para peserta juga diajak menikmati keindahan alam Lembah Harau serta mengenal produk-produk UMKM lokal yang menjadi kebanggaan Kabupaten Limapuluh Kota.
Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Limapuluh Kota, jajaran KONI, pimpinan perguruan karate, Staf Khusus FORKI Sumbar Shihan Drs. Mirkadr Miyar, MPA, Shihan Zuchri Taher, Shihan Alvira, SH, utusan PB FORKI, Majelis Sabuk Hitam (MSH), Dewan Wasit, perwakilan Wali Kota Payakumbuh, serta para undangan lainnya.
Usai seremoni pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus FORKI Kabupaten Limapuluh Kota masa bakti 2026–2030. Diharapkan kepengurusan baru mampu memperkuat pembinaan karate di daerah serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Limapuluh Kota, Sumatera Barat, hingga Indonesia di berbagai ajang nasional maupun internasional.(MM).
