Balikpapan,metrosumatra.com.
— Regerasi atlet khususnya di cabang olahraga Tenis, mutlak harus dilakukan. Hal ini terkait, dengan persaingan atlet-atlet di kawasan Asia, semakin ketat.
Hal tersebut dikemukakan Ketua umum PP Pelti Prof. DR.Drs. H.A.M. Nurdin Halid ketika melantik Pengprov Pelti Kaltim periode 2026-2030, Kamis 30 April 2026 di Ball Room H. Senyiur, Balikpapan.
Dikatakan , pembinaan jangka panjang dengan memperioritaskan pembinaan atlet usia dini, mutlak diperlukan. Pihaknya yakin dibawah kepemimpinan Ketua umum Pelti Kaltim hj. Wahyu Seno Aji, prestasi petenis Kaltim, akan meningkat pesat.
Program peningkatan prestasi, baik melalui pencarian bakat di daerah – daerah maupun melalui ajang kompetisi, akan menuai hasil yang diharapkan. Kaltim diprediksi akan mampu bersaing dengan daerah lain khususnya di ajang PON 2028 di NTB/ NTT.
Sementara Wagub Seno Aji menekankan, mengurus olahraga harus sepenuh hati dan bekerja keras dalam upaya mencetak atlet yang berprestasi. Intinya mampu berkomunikasi dengan berbagai pihak dan transparan dalam merekrut petenis dari berbagai daerah.
Sementara itu, Ketua umum Pelti Kaltim hj.Wahyu Seno Aji, bertekat bersama seluruh pengurus yang baru, untuk bahu membahu dalam pembinaan petenis melalui berbagai program. Pihaknya mengapresiasi dukungan dari Ketum PP Pelti, Koni Pusat, Komite Olimpiade, Kemenpora yang turut hadir dalam Pengukuhan pengurus propinsi Pelti Kaltim , malam tadi.
“Ini tantangan bagi Kaltim, dalam upayanya mencetak petenis daerah ini yang mampu berprestasi di level nasional maupun internasional”
Acara pengukuhan dirangkai dengan kegiatan Rakernas yang dibuka oleh Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Usman Ali Mustofa. (Agusmardi)
