Padang,metrosumatra.com.
Pemerintah Kota Padang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Persiapan dan Mekanisme Pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Kota Padang Tahun 2026 di Ruang Abubakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Raju Minropa selaku Sekretaris Daerah Kota Padang. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pelaksanaan survei Indeks Harmoni Indonesia.
“Pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi harus dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengisian survei. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap hasil pengukuran Indeks Harmoni Indonesia dan Kota Padang semakin baik,” ujarnya.
Sekda juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan survei tersebut guna mewujudkan Kota Padang yang harmoni sebagai bagian dari Indonesia Harmoni.
Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang, Drs. Syahendri Barkah, dalam laporannya menjelaskan bahwa Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) merupakan instrumen untuk mengukur tingkat kerukunan dan stabilitas sosial di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, pengukuran IHaI mencakup empat dimensi utama, yakni ekonomi, sosial, budaya, dan keberagaman. Hasil pengukuran tersebut menjadi dasar rekomendasi kebijakan berbasis data bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat kohesi masyarakat, memelihara persatuan, serta memitigasi berbagai potensi gangguan terhadap harmoni sosial.
“Kita harus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengisian kuesioner agar target yang diharapkan dapat tercapai,” ungkapnya..
Rakor teknis ini dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Ketua FKUB, Ketua FPK, pimpinan OPD terkait, camat se-Kota Padang, serta berbagai lembaga dan pemangku kepentingan lainnya.(MM).
