TUAPEJAT,merrosumatra.com.
— Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Mentawai mengkonfirmasi serta menangani peristiwa meninggalnya seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia saat melakukan aktivitas penyelaman dasar laut (spearfishing) di perairan depan Karang Majat, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla, menjelaskan bahwa korban teridentifikasi bernama Michael Zack Hugo (29), pemegang paspor Australia .
Kronologi Kejadian di Lapangan
Peristiwa bermula pada Kamis (30/07/2026) sekira pukul 11.25 WIB. Korban berangkat menggunakan bot yang dikemudikan operator Sdr. Johannes Samaloisa menuju titik penyelaman di antara Pulau Pananggalat Besar dan Pulau Pananggalat Kecil untuk melakukan aktivitas spearfishing.
Saat menyelam, korban sempat terlihat muncul sekali ke permukaan sebelum kembali menyelam ke dasar laut. Namun, hingga pukul 13.30 WIB korban tidak kunjung kembali ke permukaan. Operator bot kemudian berkoordinasi dengan pihak Kandui Villas untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban menyelam.
Pukul 17.35 WIB, tim pencari Kandui Villas menemukan korban di kedalaman sekitar 25 meter dalam posisi terlentang di batu karang, di mana senapan ikan korban masih tersangkut seekor ikan hasil tangkapan.
Kapolres Mentawai menambahkan bahwa tindakan autopsi/visum dalam tidak dilakukan atas permintaan tertulis dan persetujuan resmi dari pihak keluarga korban .
Kelengkapan Dokumen & Repatriasi Jenazah
Setelah seluruh prosedur administrasi pemulasaran dan hukum dinyatakan lengkap
Pada pukul 17.43 WIB, jenazah WNA an. Michael Zack Hugo telah diberangkatkan menuju Bali menggunakan pesawat Garuda Indonesia (GA 165) untuk proses selanjutnya ke Australia.
Jajaran Polres Kepulauan Mentawai menghimbau kepada pengelola hotel / resort dan wisatawan lokal maupun wisatawan asing untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dan kewaspadaan saat beraktivitas di wil perairan mentawai.(Fais+humas)






