Rapat Paripurna Hari Lahir Kabupaten Limapuluh Kota yang ke-181

Limapuluh Kota, metrosumatranews.com — Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota yang ke-181 Tahun dengan tema “Dengan Semangat Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-181, Kita Tumbuhkan Kebersamaan Menuju Masyarakat Sehat, Ekonomi Bangkit” berlangsung khidmat di Gedung DPRD setempat, Rabu (13/4).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Deni Asra itu turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri, Mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota, serta Perantau Limapuluh Kota Prof. Hermansyah, M.Sc.

Deni Asra dalam sambutannya menyampaikan tanggal 13 April yang diperingati setiap tahun merupakan amanah Perda Nomor 11 Tahun 2008 tentang hari jadi Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota tertanggal 26 November 2008, yang diperingati pertama kali pada tanggal 13 April 2009.

“Pada saat itu bersamaan dengan peresmian pemakaian gedung kantor DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Di Sarilamak, yang mana sebelumnya gedung DPRD Kabupaten Limapuluh Kota berada di Kota Payakumbuh,” ulas Deni.

Deni menerangkan, rapat ini merupakan rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang kedua dalam masa jabatan bupati dan wakil bupati yang sekarang.

“Meskipun pelaksanaan memeriahkan ulang tahun Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun ini sedikit berbeda, tidak bisa berlangsung secara meriah dengan menyelenggarakan pekan budaya anak nagari, karena situasi masih dalam masa pandemi Covid-19 dan juga dalam suasana Bulan Ramadhan 1443 H, namun kita berharap hendaknya kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk menetapkan komitmen dalam berkarya guna memajukan Kabupaten Limapuluh Kota agar bisa bersanding dengan kabupaten/kota lain,” harap Deni.

Deni juga mengajak kepada semua pihak dengan semangat memperingati hari jadi kabupaten lima puluh kota ke-181 ini. Selain itu, upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 saat ini masih tetap menjadi perhatian semua pihak. Di samping itu Deni juga mengajak semua pihak untuk bergandeng tangan membangun kebersamaan dalam mewujudkan Kabupaten Limapuluh Kota yang Madani “bangkit masyarakatnya, bangkit ekonominya, maju menuju masyarakat yang sejahtera”.

DPRD Limapuluh Kota mendukung kepala daerah dalam mewujudkan visi misi pembangunan daerah untuk tahun 2021-2026 yang telah tercantum dalam peraturan daerah Kabupaten Limapuluh Kota Nomor 3 Tahun 2021 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2021-2026 yaitu Mewujudkan Limapuluh Kota Yang Madani, Beradat Dan Berbudaya Dalam Kerangka Adat Basyandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Untuk mencapainya sangat diperlukan sinergitas antara DPRD dengan pemerintah daerah sebagai mitra kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk dapat terjalin dengan baik. Sehingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud sebagaimana yang tertuang dalam UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 57,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi memaparkan program-program yang dijalankan oleh para pemangku amanah Kabupaten Lima Puluh Kota telah mampu memberi dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Ini juga menjadi bukti bahwa arahkebijakan pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota telah berada pada jalur yang tepat.

“Capaian pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota diikuti pula dengan keberhasilan meraih berbagai penghargaan,” kata Mahyeldi.

Ditambahkannya, Kabupaten Limapuluh Kota memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam yaitu potensi di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan dan lainnya. Selain itu Kabupaten Limapuluh Kota berada di lokasi strategis dilalui oleh jalur yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau.

“Kami mengajak masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota umumnya,ikutmembantumenyukseskan proyek strategis nasional Tol Padang – Pekanbaru yang melintasi Kabupaten Limapuluh Kota.

Dengan posisi yang strategis dan didukung oleh segala potensi sumber daya yang dimiliki, Kabupaten Limapuluh Kota, diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat, dan sebagai stimulan dalam pertumbuhan ekonomi bagi daerah kabupaten/kota yang berada di sekitarKabupaten Limapuluh Kota.

Kabupaten Limapuluh Kota terkenal dengan daerah yang mempunyai populasi ayam petelur coklat terbesar di Indonesia dengan lahan terlantar sekitar +50.000 hektar dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung sebagai bahan pakan ayam. Artinya Kabupaten Limapuluh Kota mempunyai potensi ekonomi yang sangat besar untuk ditumbuh kembangkan.

Pada APBD Tahun 2022, terdapat anggaran sebesar Rp 82 milyar dialokasikan untuk Kabupaten Limapuluh Kota. Di antaranya Rp5,8 milyar untuk pendidikan, Rp7,5 milyar untuk kesehatan, Rp 4,9 milyar sektor kehutanan untuk budidaya madu lebah galo-galo, Rp 1,5 milyar untuk Koperasi dan UMKM, Rp 7,5 milyar untuk perkebunan Rp 8,3 milyar untuk pariwisata.

“Ini merupakan bentuk sinergi kita antara provinsi dengan kabupaten dan kota. Insyaallah tahun 2023 akan kita tingkatkan lagi jumlah anggarannya. Termasuk pembangunan Jembatan Siapi-api, menghubungkan Jorong Api-Api dengan Balai Rupih,” kata Mahyeldi.

Dengan demikian, kata Mahyeldi, peringatan Hari Ulang Tahun daerah sebagaimana yang dilaksanakan pada hari ini, bukanlah sekedar kegiatan yang bersifat seremonial belaka. Tetapi merupakan sebuah momentum yang mempunyai makna evaluatif pada saat menoleh kebelakang, dan makna prediktif pada saat harus memandang kedepan. Telah banyak keberhasilan pembangunan, pemerintahan serta pelayanan publik yang telah dicapai hingga tahun ini. Hal itu, memperlihatkan capaian yang cukup menggembirakan, walaupun beberapa hal masih perlu pembenahan.

“Berbagai capaian ini tentunya harus menjadi spirit dan optimisme bagi para pemangku amanah untuk menatap masa depan, menjadikan Kabupaten Limapuluh Kota dapat semakin bertambah maju lagi. Untuk itu, Kami atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Provinsi Sumatera Barat, sangat mengapresiasi atas keberhasilan dan penghargaan- penghargaan yang telah dicapai dan diraih, yang semua itu tentunya merupakan wujud sinergitas kepemimpinan Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang telah terjalin dengan harmonis. Harapan kita, hubungan baik ini dapat selalu terjaga sampai kapanpun, sehingga Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Limapuluh Kota dapat tercapai sesuai dengan yang direncanakan,” tukaa Mahyeldi.

Dari sisi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan tema HUT Limapuluh Kota diangkat sejalan dengan masyarakat madani dan beradat menuju daerah maju dan modern dengan 5 program unggulan diantaranya membangun IKK Sarilamak, kembangkan masterplane konsep pariwisata dengan dana 8,3 Milyar, melaksanakan reformasi birokrasi, melaksanakan pembangunan didaerah pinggiran kota dan kabupaten, pembukaan 20 ribu lahan tidur pakan jagung, melahirkan banyak penghafal Al-quran menjadi kurikulum resmi di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kabupaten Limapuluh Kota terus berbenah dan bergerak maju, hari ini bukanlah sekedar mengenang dan seremonial belaka, tapi sebagai momentun untuk mengevaluasi kekurangan di daerah kita yang masih tertinggal dibanding kabupaten dan kota lain,” kata Safaruddin.

Guru Besar Fakultas Pertanian Unand Hermansah yang menjadi tamu kehormatan saat momentum penting Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota yang ke 181 tahun itu diminta Pemkab Limapuluh Kota untuk memberikan tanggapan sebagai tokoh masyarakat di hari jadi yang dihadiri oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi diruangan sidang DPRD Limapuluh Kota.

Saat menyampaikan pandangannya, Hermansah, Putra Maek tersebut menilai Kabupaten Limapuluh Kota saat ini sudah mulai berkembang menuju daerah yang mampu bersaing dengan daerah lainnya di Sumbar. Begitu juga terhadap nagari, diusia 181 ini nagari-nagari di Limapuluh Kota berada pada klaster berkembang dan maju.

“Alhamdulillah, di 50 Kota nagari-nagari kita berada pada klaster berkembang dan maju. Tidak ada lagi nagari yang masuk ke yang sangat tertinggal. Ini juga dapat menjadi pedoman bagi kita untuk memberdayakan nagari berkembang ini menjadi maju dan mandiri,” ucap Hermansah di hadapan tamu undangan yang hadir.

Katanya lagi, dari 928 nagari yang ada di Sumbar, masih tersisa 3 nagari lagi yang tertinggal dan itu bukan di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Posisi kita 50 Kota Kabupaten Limapuluh Kota dari indek desa membangun di Sumbar sudah sangat mengembirakan ke posisi 5 ditahun 2020. Posisi ini perlu ditingkatkan dan kita tentu tidak boleh puas dengan posisi tersebut,” pintanya. (FR)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *