PADANG,metrosumatra.com.
— Suasana Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Barat, tampak berbeda dan lebih semarak pada Minggu pagi (29/6/2026). Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Bhayangkari Cabang Kepulauan Mentawai turut ambil bagian dengan mendirikan stan khusus yang menyajikan aneka makanan dan kuliner khas dari daerah berjuluk Bumi Sikerei tersebut.
Kehadiran stan kuliner unik ini langsung menarik perhatian ribuan masyarakat Kota Padang yang sedang berolahraga dan menikmati libur akhir pekan. Berbagai panganan tradisional khas Mentawai yang jarang ditemui di wilayah daratan Sumatera Barat, dipamerkan dan dipasarkan secara langsung oleh para pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Mentawai.
Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Mentawai, Ny. Andina Rory, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja digelar selain untuk memeriahkan hari jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang ke-80, juga sebagai sarana efektif untuk mengenalkan kekayaan budaya kuliner Kepulauan Mentawai kepada masyarakat luas di tingkat provinsi.
“Hari ini, dalam momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-80, kami dari Bhayangkari Cabang Kepulauan Mentawai hadir di tengah masyarakat Kota Padang dalam giat Car Free Day di depan Mapolda Sumbar. Kami membawa langsung cita rasa asli Bumi Sikerei melalui stan makanan khas. Ini adalah wujud kedekatan kami dengan masyarakat sekaligus upaya mempromosikan potensi UMKM dan kuliner khas kepulauan agar lebih dikenal luas,” ujar Ny. Andina Rory di sela-sela kegiatan, Minggu (29/6).
Lebih lanjut, Ny. Andina Rory menambahkan bahwa seluruh hidangan yang disajikan di stan dipersiapkan dengan bahan-bahan pilihan yang mencerminkan kearifan lokal Mentawai.
Antusiasme warga luar biasa, terbukti sejak stan dibuka pada pukul 06.00 WIB, masyarakat langsung berbondong-bondong mengantre untuk mencicipi hidangan otentik yang disajikan.
Giat ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi bagian dari perayaan seremonial Hari Bhayangkara, namun juga memicu geliat ekonomi kreatif bagi para pelaku UMKM binaan Bhayangkari di daerah kepulauan. Kemeriahan di sekitar stan juga diwarnai dengan dialog hangat antara pengurus Bhayangkari dan warga, menciptakan suasana harmonis yang selaras dengan semangat Polri yang semakin dekat dan mengayomi masyarakat.(Fais+humas)
