MENTAWAI,metrosumatra.com.
12 Agustus 2026 — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 DAM XX/TIB Korem 032/Wirabraja, jajaran Kodim 0319/Mentawai menggelar kegiatan penanaman rumpun bambu dan pohon produktif di Desa Bukit Pamewa, Dusun Pamewa Indah, Kilometer 11, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.15 WIB tersebut diwakili oleh Kasdim 0319/Mentawai, Mayor Birmanto, bersama unsur pemerintah desa, kepolisian, BPBD, Dinas Kehutanan, serta personel Kodim 0319/Mentawai.
Penanaman tersebut bukan sekadar rangkaian seremonial memperingati HUT ke-1 DAM XX/TIB. Kegiatan ini diarahkan sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam.
Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Geralson Saudenuk dari BPBD, Sunardi selaku Sekretaris Desa Bukit Pamewa, serta Bhabinkamtibmas Polres Mentawai, Peltu Doni. Kegiatan juga melibatkan satu peleton anggota Kodim 0319/Mentawai dan dua personel Dinas Kehutanan.
Penanaman rumpun bambu dipandang memiliki manfaat penting dalam membantu memperlambat erosi dan mengurangi potensi dampak bencana alam, khususnya di wilayah Desa Bukit Pamewa. Sementara penanaman pohon produktif diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran TNI AD juga mengajak masyarakat agar tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi turut menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan.
Kegiatan penghijauan ini sekaligus menjadi pesan bahwa peringatan HUT ke-1 DAM XX/TIB tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Kodim 0319/Mentawai berharap semangat penghijauan tersebut dapat terus berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menjaga kawasan dari ancaman erosi, memperkuat lingkungan, serta menciptakan ruang hidup yang lebih hijau dan berkelanjutan di Kepulauan Mentawai.(Fais)


