Indeks

Songsong Kelas Digital, SMPN 28 Padang Gelar Lokakarya Pembelajaran Berbasis Inovasi dan Teknologi

PADANG,metrosumatra.com.

– Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 28 Padang menggelar Lokakarya Pendidik dan Tenaga Kependidikan selama dua hari, Senin hingga Selasa (15–16 Juni 2026).

Kegiatan yang dipusatkan di aula sekolah tersebut mengusung tema “Menguatkan Praktik Pembelajaran Mendalam melalui Inovasi dan Teknologi.”

Lokakarya ini menjadi bagian dari upaya SMPN 28 Padang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mempersiapkan penerapan kelas digital dan kelas bilingual yang akan mulai diimplementasikan pada tahun ajaran baru.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, H. Yopi Krislova, S.H., M.M. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan materi tentang arah kebijakan pendidikan Kota Padang dan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Padang.

Menurutnya, seluruh satuan pendidikan harus siap mendukung dan menyukseskan program strategis pemerintah daerah, di antaranya Program Padang Juara dan Program Smart Surau yang menjadi prioritas dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter.

Selain itu, H. Yopi Krislova juga memaparkan kesiapan sekolah-sekolah di Kota Padang dalam menghadirkan kelas digital dan kelas bilingual sebagai bagian dari transformasi pendidikan berbasis teknologi dan peningkatan daya saing peserta didik.

Usai membuka kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang bersama jajaran turut meninjau progres pembangunan Masjid Darul ‘Ilmi SMPN 28 Padang yang berada di lingkungan sekolah.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan sarana ibadah yang nantinya diharapkan menjadi pusat pembinaan karakter religius serta pendukung utama pelaksanaan Program Smart Surau di SMPN 28 Padang.

Kepala SMPN 28 Padang, Zumfiardi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang terhadap kemajuan sekolah yang dipimpinnya.

Ia mengatakan, lokakarya ini diikuti oleh sebanyak 64 orang peserta yang terdiri dari pendidik dan tenaga kependidikan SMPN 28 Padang. Seluruh peserta dibekali berbagai materi untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Sebagai narasumber utama, hadir Riana Agus Fitria, M.Pd.T., selaku Pengawas Pembina SMPN 28 Padang yang menyampaikan sejumlah materi strategis terkait penguatan praktik pembelajaran mendalam.

Materi pertama yang diberikan adalah Growth Mindset atau pola pikir bertumbuh, yang bertujuan membuka paradigma baru bagi para pendidik agar mampu menghadapi tantangan pendidikan di era digital dengan sikap adaptif dan inovatif.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang implementasi kokurikuler sebagai penguatan proyek dan kegiatan pendukung kurikulum yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.

Pada sesi berikutnya, peserta dibimbing dalam penyusunan Perencanaan Pembelajaran (PP) berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) agar proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual, kreatif, dan berpusat pada siswa.

Tidak hanya itu, lokakarya juga membahas strategi pembelajaran berbasis digital serta penyusunan rancangan asesmen yang objektif, bermakna, dan mampu mengukur perkembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

Zumfiardi berharap, melalui kegiatan ini seluruh majelis guru dapat menyusun program pembelajaran yang inovatif dan kreatif sehingga mampu mewujudkan SMPN 28 Padang sebagai salah satu sekolah berkualitas dan unggul di Kota Padang.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Darul ‘Ilmi didukung dari berbagai sumber pendanaan, yakni Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD, partisipasi orang tua siswa, serta dukungan masyarakat.

Dengan sinergi tersebut, SMPN 28 Padang yang berlokasi di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, siap melangkah menghadirkan ekosistem pendidikan yang modern, berbasis digital, dan tetap kukuh pada nilai-nilai spiritual serta religius.(MM).