Lubuk Alung, metrosumatra.com.
– Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 2 Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Seluruh tahapan mulai dari sosialisasi, pendaftaran, verifikasi, pengumuman hingga daftar ulang berlangsung tertib sesuai petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.
SMAN 2 Lubuk Alung pada tahun ajaran ini memiliki daya tampung sebanyak 175 siswa. Penerimaan dilakukan melalui beberapa jalur, yakni jalur domisili sebanyak 46 siswa, jalur afirmasi 25 siswa, serta jalur prestasi 4 siswa. Meski demikian, jumlah pendaftar tahun ini masih berada di bawah daya tampung yang tersedia.
Kepala SMAN 2 Lubuk Alung, Irwan Arnes, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan SPMB berjalan dengan baik berkat kerja sama seluruh panitia, guru, serta dukungan masyarakat. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah ikut menyukseskan proses penerimaan murid baru tahun ini.
Menurut Irwan, berkurangnya jumlah pendaftar dibandingkan daya tampung dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya, sebagian lulusan SMP telah diterima di Madrasah Aliyah Negeri (MAN), SMK, maupun sekolah lainnya. Selain itu, jumlah lulusan SMP tahun ini juga relatif lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kondisi infrastruktur di sekitar wilayah sekolah. Terputusnya jembatan penghubung menyebabkan sebagian calon peserta didik memilih sekolah yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal mereka agar lebih mudah dijangkau.
Meski demikian, pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dapat memberikan ruang atau kebijakan agar siswa yang belum tertampung di SMAN 1 Lubuk Alung, SMAN 1 Batang Anai, maupun sekolah negeri lainnya dapat memilih dan mendaftar ke SMAN 2 Lubuk Alung sehingga kuota yang masih tersedia dapat terpenuhi.
Irwan juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya dalam penguatan sarana dan prasarana serta penambahan tenaga kependidikan. Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Padang Pariaman.
Kepada masyarakat, Irwan mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan pendidikan yang bersih dan transparan dengan menolak segala bentuk praktik percaloan maupun pungutan liar (pungli). Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMAN 2 Lubuk Alung serta bersama-sama menjaga marwah sekolah sebagai lembaga pendidikan yang dipercaya masyarakat.
Di akhir keterangannya, Irwan menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada SMAN 2 Lubuk Alung. Ia mengajak orang tua untuk terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia. Dengan berakhirnya pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, SMAN 2 Lubuk Alung menyatakan siap menyambut para siswa baru dan berkomitmen memberikan pendidikan terbaik demi kemajuan dunia pendidikan di Padang Pariaman.(MM).
